Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wakil Ketua DPR RI  Rachmat Gobel Minta Industri Mamin Perkuat Nilai Tambah

Kehadiran produsen makanan dan minuman berskala global seperti Chateraise seharusnya mampu mendongkrak produktivitas pertanian maupun peternakan di Tanah Air.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 27 Desember 2021  |  13:03 WIB
Wakil DPR RI Korinbang Rachmat Gobel mengunjungi fasilitas produksi PT. Chateraise Indonesia Manufacturing, di Citeureup, Bogor -  Istimewa
Wakil DPR RI Korinbang Rachmat Gobel mengunjungi fasilitas produksi PT. Chateraise Indonesia Manufacturing, di Citeureup, Bogor - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA- Wakil Ketua DPR RI Korinbang Rachmat Gobel meminta agar pelaku industri makanan dan minuman (mamin) meningkatkan kontribusinya dalam memperkuat nilai tambah para petani, peternak dan pelaku UMKM. Kerja sama yang lebih kuat dengan petani, peternak dan UMKM harus dibangun agar keberadaan industri ini lebih dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat, sekaligus untuk memperkuat ketahan pangan.

“Pelaku industri makanan dan minuman juga perlu memikirkan bagaimana mengangkat kesejahteraan petani, peternak dan usaha mikro yang kehidupannya masih banyak yang tertinggal. Sebagai industri yang berdaya saing kuat, industri makanan dan minuman berpotensi besar untuk  menjembatani kebutuhan untuk memperkuat nilai tambah petani dan peternak,” kata Rachmat Gobel, dalam rilis pers, Senin (27/12/2021).

Industri makanan dan minuman, menurut Rachmat, merupakan salah satu industri unggulan yang pertumbuhannya selalu di atas rata-rata pertumbuhan industri manufaktur. Menurut data Kementerian Perindustrian, selama periode 2015-2019 industri ini mampu tumbuh rata-rata 8,16% per tahun atau di atas rata-rata kinerja industri pengolahan nonmigas 4,69%. Sama seperti industri lain, selama pandemi kinerjanya ikut melemah sehingga hanya bisa tumbuh 1,58% pada 2020, dan tahun ini diperkirakan angkanya tidak berbeda.

Begitupun untuk  2022, menurut Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi), prospeknya akan jauh lebih baik, diperkirakan bisa tumbuh sampai 5%. Tanda-tanda itu sudah mulai antara lain pada meningkatnya ekspor industri ini  yang menurut Kementerian Perindustrian mencapai 52% sepanjang Januari-September 2021 dengan nilai US$ 32,51 miliar sehingga neraca perdagangannya surplus US$ 22,38 miliar.

Sebagai informasi, Chateraise adalah perusahaan Jepang yang memproduksi makanan-minuman premium.  Perusahaan yang sudah berdiri sejak 1954 ini dikenal memiliki kekuatan di bidang riset dan inovasi teknologi, serta memiliki komitmen tinggi untuk pemakaian bahan-bahan makanan dengan menggunakan konsep Farm Factory. Melalui konsep ini, Chateraise membangun kolaborasi dengan petani dan peternak untuk mencapai standar kualitas produksi yang tinggi.

Dalam proses produksinya, Chateraise selalu menggunakan bahan-bahan segar dan bermutu tinggi dari hasil kolaborasi tersebut. Saat ini, Chateraise memiliki lebih dari 580 outlet di seluruh penjuru Jepang dan sejak beberapa tahun terakhir telah mengembangkan usaha di luar Jepang, yaitu  China, Taiwan, Vietnam, Singapore,  Malaysia, UAE, Hongkong, Thailand dan Indonesia. Saat ini tercatat lebih dari 90 gerai di seluruh dunia..

“Kita bersyukur, kini Chateraise sudah membuka pabrik di Indonesia. Saya minta kerjasama dengan petani, peternak dan UMKM terus ditingkatkan, sekaligus melakukan alih teknologi dalam memproduksi bahan makanan dan minuman bernilai tambah tinggi atau premium,” kata Rachmat.

Di sisi lain, Rachmat Gobel optimis akan banyak keuntungan yang bisa diraih melalui pengalihan teknologi makanan dari perusahaan Jepang ini. Tidak hanya potensi pasarnya yang besar di dalam negeri, melainkan juga berpotensi ekspor.

Indonesia bisa menjadi basis produksi ekspor produk Chateraise.  Pada akhirnya akan terbangun industri makanan-minuman yang berkualitas dan berteknologi, memiliki struktur industri yang kuat, serta dapat memberdayakan potensi bahan lokal sehingga bisa diserap oleh pasar dunia.

“Saya yakin, jika pelaku industri makanan dan minuman nasional juga mengembangkan konsep seperti Farm Factory seperti yang dilakukan Chateraise ini, peran industri ini dalam perekonomian nasional akan semakin mencuat,” kata Rachmat.

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rachmat gobel
Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top