Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Elon Musk Ungkap Program Penjualan Sahamnya Hampir Tuntas

Elon Musk mengklarifikasi bahwa lebih banyak penjualan datang di bawah rencana yang telah diprogram sebelumnya. Program tersebut hampir selesai.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 23 Desember 2021  |  09:39 WIB
Bos Tesla Elon Musk.  - Bloomberg
Bos Tesla Elon Musk. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Elon Musk mengatakan di Twitter bahwa dirinya hampir menyelesaikan pemangkasan kepemilikan sahamnya di Tesla Inc.

Seperti diketahui, Musk berencana mengurangi kepemilikan sahamnya sebesar 10 persen. “Saya menjual saham yang kira-kira membuat total penjualan saham Tesla saya kira-kira 10 persen,” kata orang terkaya di dunia itu kepada Babylon Bee, seperti dikutip dari Bloomberg.

Kemudian, di Twitter, dia mengklarifikasi bahwa lebih banyak penjualan datang di bawah rencana yang telah diprogram sebelumnya.

"Ketika penjualan terprogram 10 miliar selesai. Masih ada beberapa tahap yang tersisa, tetapi hampir selesai," tulis miliarder tersebut di akun Twitter, Rabu (22/12/2021)

Komentar Musk sebelumnya membantu mendorong saham Tesla ke hari terbaiknya sejak 1 November 2021. Sahamnya naik 7,5 persen menjadi $1.008,87 di New York pada hari Rabu (22/12/2021). Kapitalisasi perusahaan naik kembali di atas US$1 triliun.

Musk telah melepas saham Tesla sejak bertanya kepada pengikut Twitter-nya pada November lalu, tentang keputusan dia harus menjual sebagian sahamnya. Tidak jelas apakah jajak pendapat tersebut memiliki pengaruh nyata pada rencana Elon Musk.

Chief Executive Officer Tesla tersebut mengatakan beberapa bulan sebelumnya dia kemungkinan akan menggunakan blok besar opsi saham menjelang akhir tahun.

Minggu lalu, dia mengatakan dalam sebuah Tweet bahwa dia akan membayar lebih dari US$11 miliar pajak tahun ini. Dia sengaja membalas kritik dari sejumlah anggota parlemen, termasuk Senator Elizabeth Warren. Warren dan Demokrat terkemuka lainnya mengklaim miliarder seperti Musk menghindari pajak.

"Saya tidak memiliki rekening luar negeri, saya tidak memiliki tempat perlindungan pajak," kata Musk. Dia menambahkan bahwa dia dapat membayar pajaknya sendiri hanya dalam beberapa jam. “Semuanya sangat transparan.”

Pengajuan peraturan terbaru menunjukkan Musk menjual US$325,7 juta saham dalam batch pertama dan US$528 juta dalam batch lain, sehingga totalnya menjadi 13,8 juta lembar saham untuk sekitar US$14,5 miliar. Dia harus membuang sekitar 17 juta saham untuk melepas 10 persen sahamnya, dengan asumsi janjinya tidak termasuk opsi yang dapat dieksekusi.

Saham Tesla telah menurun sekitar seperempat sejak puncaknya pada 4 November, tepat sebelum jajak pendapat Twitter Musk, di mana mayoritas responden menjawab ya untuk pertanyaan Musk.

Elon Musk, yang berusia 50 tahun, adalah orang terkaya di dunia, di atas Bloomberg Billionaires Index dengan kekayaan US$260,9 miliar.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pajak elon musk tesla

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top