Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

BUMN dan Swasta Kolaborasi Geber Penggunaan Kendaraan Listrik

Penggunaan kendaraan listrik akan memberi kontribusi bagi energi bersih. Langkah ini juga sejalan dengan target net zero emission atau netral karbon pada 2060.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 12 Desember 2021  |  07:59 WIB
BUMN dan Swasta Kolaborasi Geber Penggunaan Kendaraan Listrik
General Manager PT PLN UID Jawa Barat Agung Nugraha (kanan) dan CEO PT Tangkas Agung Pamungkas (kiri) menandatangani perjanjian kerja sama, Sabtu (12/12/2021) - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Tangkas menjalin kerja sama dengan PT PLN (Persero) mendorong penggunaan kendaraan motor listrik maupun sepeda listrik di Jawa Barat.

CEO PT Tangkas Agung Pamungkas meyakini perusahaan kendaraan listrik bermerek Uwinfly ini akan terus diminati publik. Pasalnya kondisi ini sejalan dengan upaya dunia menggunakan energi bersih.

"Kita sedang berada digerbang masuk perpindahan motor BBM ke motor listrik, seperti saat waktu alat komunikasi pager berubah ke handphone," katanya dalam keterangan resmi, Sabtu, (11/12/2021).

Adapun kesepakatan kerja sama ini ditandatangani oleh GM PT PLN UID Jawa Barat dan CEO PT Tangkas Agung Pamungkas. Dia mengatakan penandatanganan dengan PLN JABAR sebagai langkah fundamental untuk mengkampanyekan penggunaan motor listrik di Tanah Air.

"Motor listrik dan sepeda listrik adalah sebuah keniscayaan yang pasti akan terjadi dalam waktu dekat," terangnya.

Dia mengklaim motor listrik Uwinfly saat ini sudah menjadi leading market di Indonesia. Dalam beberapa kesempatan kendaraan ini juga disebut sebagai motor rakyat lantaran harga dan spesifikasi bersaing.

Menurutnya, kerja sama dengan PLN Jabar akan memberi efek domino dan snowball promo dalam pemasaran di Jawa Barat. Masyarakat lanjutnya juga akan mendapat insentif listrik dari kendaraan listrik tersebut.

"Ada 12 juta lebih unit motor bbm saat ini dijabar, kalau dalam setahun saja kami bisa lakukan penetrasi 10 persen itu artinya 1,2 juta motor setahun, yang berarti masyarakat Jabar akan menikmati Insentif PLN senilai Rp500 miliar dari bagi hasil kami. PLN sebagai mitra kami pun akan mendapatkan Leads Capital KPI untuk penggunaan listrik," jelasnya.

Saat ini, PT Tangkas memproduksi 12.000 - 14.000 kendaraan motor listrik dan sepeda listrik perbulan. Perusahaan itu juga berencana memperluas pabrik hingga 50.000 meter persegi dengan sistem GreenTech untuk meningkatkan kapasitas produksi.

Dia menilai bahwa penggunaan kendaraan listrik akan memberi kontribusi bagi energi bersih. Langkah ini juga sejalan dengan target net zero emission atau netral karbon pada 2060.

"Kita Punya tanggung jawab terhadap anak cucu kita untuk udara yang lebih bersih," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN emisi karbon Kendaraan Listrik
Editor : Hadijah Alaydrus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top