Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Masih Tertinggal, Menkop UKM Ingin Tingkat Kewirausahaan RI Naik

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meminta UMKM untuk terus mengoptimasi kekuatan ekonomi digital yang mencapai Rp640 triliun, di tengah pandemi belum berakhir.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 07 Desember 2021  |  01:52 WIB
Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki (kanan) - Bisnis.com/Laurensia Felise
Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki (kanan) - Bisnis.com/Laurensia Felise

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meminta UMKM untuk terus mengoptimasi kekuatan ekonomi digital yang mencapai Rp640 triliun, di tengah pandemi belum berakhir. Kewirausahaan berbasis ekonomi digital menjadi hal penting bagi Indonesia pada masa mendatang.

Hal tersebut disampaikan saat meresmikan Shopee Creative & Innovation Hub di Kota Surakarta pada Senin (6/12/2021). Turut hadir dalam acara tersebut Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Direktur Shopee Indonesia Handika Jahja, Deputi Bidang Perkoperasian Ahmad Zabadi, serta Staf Khusus MenkopnUKM Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Fiki Satari.

Dalam kesempatan tersebut, Teten mengapresiasi kolaborasi Shopee beserta Pemerintah Kota Surakarta yang berkontribusi mempercepat transformasi digital bagi UMKM.

"Ini menjadi pelengkap ekosistem Shopee yang selama ini berperan aktif melakukan transformasi digital UMKM Indonesia," kata Teten dikutip dari siaran pers, Senin (6/12/2021).

Teten mengatakan disrupsi digital gelombang kedua memaksa transformasi digital UMKM secara utuh. Menurutnya, disrupsi digital akan menghadirkan perubahan signifikan, termasuk di aspek ketenagakerjaan.

Setidaknya 800 juta lapangan pekerjaan secara global akan teruautomasi, khususnya pekerjaan yang bersifat rutin dan terulang. Laporan McKinsey yang dirilis pada 2019 bahkan memproyeksikan hampir 23 juta pekerja Indonesia akan bernasib serupa.

"Itulah sebabnya saya meyakini, Shopee Creative & Innovation Hub menjadi sangat krusial, apalagi di hadapan bonus demografi Indonesia," katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan bonus demografi pada 2024 mencapai 270 juta dengan penduduk usia produktif mencapai 68 persen. Dengan struktur demografi yang didominasi para pemuda, Teten mengatakan kewirausahaan berbasis kreativitas dan inovasi teknologi menjadi sangat vital.

Saat ini, lanjut Teten, rasio kewirausahaan Indonesia baru mencapai 3,47 persen. Angka tersebut masih di bawah Singapura 8,76 persen, Malaysia 4,74 persen, dan Thailand 4,26 persen. Teten menargetkan rasio kewirausahaan 3,55 persen pada 2021 dan menuju 3,95 persen pada 2024.

"Ini menjadi undangan mengoptimasi Shopee Creative & Innovation Hub, mengakomodasi generasi muda Kota Solo menghasilkan berbagai solusi bagi UMKM Indonesia dan perekonomian nasional," katanya.

Teten berharap Shopee Creative & Innovation Hub dapat menciptakan wirausaha muda baru serta menjadi titik pertumbuhan ekonomi di Indonesia terlebih di Kota Surakarta.

Sementara itu, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan Shopee Creative & Innovation Hub menjadi sangat penting untuk meningkatkan daya saing UMKM di kota yang ia pimpin.

"Kami ingin UMKM di Solo naik kelas, salah satunya dengan Shopee Creative & Innovation Hub di mana banyak sekali inkubator bisnis berkumpul di sini yang akan bertugas menaikkan UMKM di Kota Solo," terang Gibran.

Direktur Shopee Indonesia Handhika Jahja mengatakan Shopee Creative & Innovation Hub akan memberikan wadah kepada generasi muda dan pelaku UMKM untuk bisa bersama-sama mencari ide dan berkolaborasi meningkatkan daya saing UMKM di Jawa Tengah.

"Ekosistem di sini kami hadirkan secara gratis. Dan berharap dengan fasilitas yang ada ini dapat menghasilkan muda-mudi untuk tumbuh kembangnya industri di Kota Solo," kata Handhika.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm kementerian koperasi dan ukm
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top