Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Logistik Jadi Tulang Punggung e-Commerce, FedEx Express Optimalkan Pengiriman

FedEx Express berkomitmen untuk mengoptimalkan proses pengiriman barang seiring dengan kemajuan e-commerce saat ini. Pasalnya, dalam laporan yang dirilis perusahaan disebutkan bahwa logistik saat ini menjadi tulang punggung ekosistem e-commerce.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 03 Desember 2021  |  14:46 WIB
Pekerja FedEx melakukan bongkar muat barang di New York -  Bloomberg / Michael Nagle
Pekerja FedEx melakukan bongkar muat barang di New York - Bloomberg / Michael Nagle

Bisnis.com, JAKARTA – FedEx Express berkomitmen untuk mengoptimalkan proses pengiriman barang seiring dengan kemajuan e-commerce saat ini. Pasalnya, dalam laporan yang dirilis perusahaan disebutkan bahwa logistik saat ini menjadi tulang punggung ekosistem e-commerce.

Presiden Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika (AMEA) di FedEx Express Kawal Preet mengatakan, kawasan AMEA akan menjadi yang terdepan dalam pertumbuhan e-commerce pada tahun-tahun yang akan datang.

Dia menuturkan, ada sejumlah pertumbuhan besar yang belum terealisasikan di kawasan AMEA di tengah pendapatan dan daya beli masyarakat sudah meningkat, penetrasi internet yang terus tumbuh, dan berkembangnya pasar e-commerce lintas batas.

“Logistik adalah tulang punggung ekosistem e-commerce. Aktivitas semudah klik untuk membeli harus diimbangi dengan kecepatan dan kenyamanan pengiriman,” katanya, Jumat (3/12/2021).

Preet mengaku, pihaknya akan terus membangun jaringan yang kuat dengan menawarkan solusi rantai pasokan yang cerdas, serta layanan pengiriman yang sangat personal untuk membantu pelaku bisnis membuka peluang baru seiring kemajuan e-commerce.

Dia menyebut, saat ini logistik berada di persimpangan dunia fisik dan digital. Maka dari itu, FedEx Express memiliki peran penting dalam membentuk masa depan e-commerce, dan menciptakan lebih banyak opsi lintas batas bagi konsumen dan juga bisnis UKM.

“Sama seperti konsumen yang ingin menjalani kehidupan terbaik mereka melalui layanan digital yang terhubung, mendalam, dapat dibagikan, dan menarik, bisnis berusaha untuk setidaknya selangkah lebih maju untuk memenuhi ekspektasi tersebut,” ucapnya.

Sebagai informasi, e-commerce diperkirakan akan tumbuh rata-rata 47 persen dalam 5 tahun ke depan secara global. Pasar Asia memimpin dengan 51 persen, diikuti oleh Eropa (42 persen), dan Amerika Utara (35 persen).

Di Timur Tengah dan Afrika, nilai pasar e-commerce gabungan diperkirakan akan mencapai US$73 miliar pada 2025. Namun, pertumbuhan e-commerce, khususnya di Tiongkok, telah melampaui wilayah Asia lainnya, dengan proyeksi peningkatan menjadi hampir US$2 triliun pada 2025.

Prospek yang menjanjikan itu juga menciptakan peluang besar bagi perusahaan logistik untuk tumbuh. Pasar Logistik e-commerce global diproyeksikan mencatat kenaikan tertinggi, sekitar 6,6 persen dari tahun ke tahun selama 2021–2028, mencapai US$118,84 miliar pada 2028.

Sementara itu, FedEx Express menawarkan solusi e-commerce lintas batas, seperti FedEx International Connect Plus (FICP) yang memberikan tarif dan kecepatan yang kompetitif.

Perusahaan juga menawarkan beragam solusi pengiriman, seperti FedEx Delivery Manager International yang memungkinkan e-tailer menawarkan layanan yang dipersonalisasi kepada pelanggan, dan kebebasan untuk mengelola, serta mengontrol preferensi pengiriman.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik fedex ecommerce
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top