Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gerak Cepat! Elon Musk Jual Saham Tesla Rp157 Triliun dalam Sebulan

Elon Musk kembali menjual saham Tesla senilai US$1,01 miliar yang membuat total penjualan saham produsen mobil listrik tersebut menjadi US$10,9 miliar dalam sebulan.
Farid Firdaus
Farid Firdaus - Bisnis.com 03 Desember 2021  |  13:15 WIB
Elon Musk
Elon Musk

Bisnis.com, JAKARTA – Orang terkaya di dunia, Elon Musk kembali menjual 10 persen saham produsen mobil listrik Tesla Inc. dengan nilai US$1,01 miliar atau setara Rp14,55 triliun (asumsi kurs Rp14.410 per dolar AS)

Mengutip Bloomberg, Jumat (3/12/2021), dalam transaksi teranyar ini, Elon Musk melepas sekitar 934.000 saham. Hal tersebut merujuk kepada dokumen pengajuan penjualan saham ke otoritas bursa AS. Aksi ini merupakan upaya Elon Musk menutupi pajak atas pelaksanaan sekitar 2,1 juta opsi saham tambahan. 

Penjualan saham Tesla ini sekaligus menambah nilai pelepasan saham Tesla oleh Elon Musk sejak November 2021 menjadi US$10,9 miliar atau setara Rp157,07 triliun.

Seperti diketahui, Elon Musk memulai aksi penjualan saham Tesla ini dengan jajak pendapat kepada para pengikutnya di Twitter pada 6 November 2021. Ketika itu, dia menyatakan niat untuk menjual 10 persen saham Tesla yang mewakili 1,7 persen dari saham beredar perseroan.

Mayoritas pengikut Elon Musk di Twitter pun menjawab “ya” pada jajak pendapat tersebut. Sebelumnya pada September 2021, dia telah menyatakan niat mengeksekusi “blok besar” opsi saham menjelang akhir tahun 2021.

Dengan kekayaan mencapai US$284,1 miliar, Musk lebih kaya dari siapa pun di dunia, menurut Bloomberg Billionaires Index. Harta kekayaannya telah melonjak US$128,1 miliar tahun ini karena saham Tesla telah naik 54 persen.

Di tengah kekayaannya yang bertambah, baru-baru ini Elon Musk mendesak karyawan Tesla untuk mencari cara mengurangi biaya pengiriman kendaraan listrik ke pelanggan.

Dalam email kepada karyawannya, Elon menuturkan hal ini dimaksudkan supaya perusahaan dapat mencapai target penjualan kuartalan. Tahun ini, Tesla telah berjuang untuk mengirimkan mobil baru ke pelanggan sesuai dengan rentang tanggal yang dijanjikan sebelumnya.

Seperti yang dilaporkan CNBC Internasional, beberapa pelanggan Tesla mengalami keterlambatan pengiriman selama berbulan-bulan. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham orang terkaya elon musk tesla

Sumber : Bloomberg

Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top