Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kebutuhan Naik, Alokasi Biodiesel Ditambah 213.000 Kiloliter hingga 2021

Pada 2021, dari alokasi awal biodiesel sebesar 9,2 juta kl hingga minggu ke-4 November sudah terealiasi sebesar 8,08 juta kl atau 87,9 persen dari total alokasi.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 01 Desember 2021  |  11:03 WIB
Petugas mengisi bahan bakar B30 saat peluncuran Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 (campuran biodiesel 30% pada bahan bakar solar) pada kendaraan bermesin diesel, di Jakarta, Kamis (13/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Petugas mengisi bahan bakar B30 saat peluncuran Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 (campuran biodiesel 30% pada bahan bakar solar) pada kendaraan bermesin diesel, di Jakarta, Kamis (13/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tambahan alokasi Biodiesel sebesar 213.033 kiloliter (kl) menjadi 9.413.033 kl untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir 2021.

Ketetapan ini tecantum dalam Keputusan Menteri ESDM No. 149.K/EK.05/DJE/2021, tanggal 30 November 2021 tentang Perubahan Ketiga Atas Keputusan Menteri ESDM No. 252.K/10/MEM/2021.

Keputusan itu berkenaan dengan penetapan badan usaha bahan bakar minyak dan badan usaha bahan bakar nabati jenis biodiesel serta alokasi besaran volume untuk pencampuran bahan bakar minyak jenis minyak solar periode Januari - Desember 2021.

Tambahan alokasi tersebut dilakukan seiring dengan meningkatnya konsumsi biodiesel dalam negeri. Kondisi ini terjadi setelah geliat ekonomi mulai terlihat di Indonesia.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Dadan Kusdiana mengatakan bahwa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berdampak pada aktivitas masyarakat

"Hal ini juga berdampak pada peningkatan kebutuhan/demand BBM, termasuk solar yang mulai menunjukkan tren meningkat sejak September 2021," katanya dalam keterangan resmi dikutip Rabu (1/12/2021).

Pemerintah mengimplementasikan program mandatori pencampuran 70 persen solar dengan 30 persen biodiesel (Program B30) pada 1 Januari 2020. Program ini menjadi salah satu prioritas nasional untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan mencapai transisi energi bersih, khususnya di sektor transportasi.

Pada 2021, dari alokasi awal biodiesel sebesar 9,2 juta kl hingga minggu ke-4 November sudah terealiasi sebesar 8,08 juta kl atau 87,9 persen dari total alokasi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian esdm Biodiesel PPKM
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top