Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Inalum Gandeng PLN untuk Pastikan Pasokan Listrik di Sejumlah Proyek Strategisnya

PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum menggandeng PT PLN (Persero) untuk memastikan pasokan listrik dalam upaya mewujudkan komitmennya untuk memajukan industri aluminium nasional ke level yang lebih maju, inovatif, dan kompetitif.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 November 2021  |  14:09 WIB
Pabrik peleburan PT Inalum (Persero). - inalum.id
Pabrik peleburan PT Inalum (Persero). - inalum.id

Bisnis.com, JAKARTA – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum menggandeng PT PLN (Persero) untuk memastikan pasokan listrik dalam upaya mewujudkan komitmennya untuk memajukan industri aluminium nasional ke level yang lebih maju, inovatif, dan kompetitif.

Direktur Operasi dan Portofolio Inalum Danny Praditya mengatakan bahwa potensi aluminium, baik secara sumber daya maupun pasar, masih memiliki potensi yang sangat besar di pasar domestik dan global.

“[Potensi itu] harus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh Inalum dengan inovasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya adalah PT PLN (Persero) guna menambah pasokan energi listrik untuk peningkatan kapasitas produksi existing Inalum,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (19/11/2021).

Inalum saat ini sedang mengerjakan proyek upgrading teknologi tungku reduksi, optimalisasi smelter Kuala Tanjung, pembangunan smelter grade alumina refinery di Mempawah, dan pembangunan aluminium remelt.

Proyek-proyek strategis tersebut diharapkan membuat Inalum mampu memenuhi kebutuhan pasar aluminium yang masih memiliki potensi besar di Indonesia dan global, serta dapat mendorong sektor industrialisasi nasional yang lebih modern.

Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PT PLN (Persero) Muhammad Iqbal Nur menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan Inalum demi mewujudkan penghiliran, industrialisasi, dan manfaat yang berkelanjutan untuk Indonesia.

“PLN sebagai salah satu BUMN yang bergerak dalam penyediaan energi mendukung dan siap bersinergi dan berkolaborasi bersama Inalum untuk meningkatkan kapasitas produksi, sekaligus sebagai langkah kami untuk bisa memberikan kontribusi yang sebesar-besarnya untuk sektor industri dan masyarakat di Indonesia,” ujarnya.

Sementara, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, pihaknya akan terus mendorong langkah-langkah strategis dari pelaku industri, khususnya BUMN untuk bersinergi, mempercepat penghiliran, dan meningkatkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) dalam setiap kegiatan operasionalnya.

“Kami juga mendorong BUMN yang bergerak dalam sektor industri untuk terus memanfaatkan dan mengembangkan EBT sebagai komitmen Indonesia untuk melakukan pengembangan ekonomi hijau dan transisi energi fosil ke energi baru terbarukan,” jelas Rida.

Sementara itu, Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto menyebut, sinergi dan kolaborasi sangat perlu dilakukan oleh holding pertambangan itu bersama BUMN lain untuk mempercepat pembangunan ekonomi nasional.

“Komisi VII DPR RI sangat mendukung langkah-langkah sinergisitas seluruh BUMN yang strategis dalam rangka pengembangan bangsa dan negara. Oleh karena itu, kami sangat mendukung kerja sama antara Inalum dan PLN agar dapat bersinergi untuk meningkatkan industrialisasi di Indonesia dalam penyediaan energy, sekaligus akan menambah kekuatan Inalum dalam meningkatkan kapasitas produksinya,” katanya.

Senada, Anggota Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga mengatakan, Inalum terus menunjukkan komitmennya menjadi andalan untuk menciptakan kemajuan dalam penghiliran aluminium dan industrialisasi di era modern.

“Visi Inalum untuk menjadi big player dalam market aluminium nasional dan global harus didukung oleh seluruh pemangku kepentingan, karena Inalum merupakan satu-satunya perusahaan peleburan dan pengolahan aluminium yang dimiliki oleh Indonesia. Dukungan tersebut tentunya dapat menjadikan Inalum mampu memenuhi kebutuhan aluminium di Indonesia yang mencapai 500.000 ton per tahun,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN inalum aluminium

Sumber : Antara

Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top