Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BisKita Trans Pakuan Resmi Layani di Kota Bogor, Tarif Gratis!

BisKita yang mulai melayani wilayah Kota Bogor masih bersifat uji coba atau soft launching.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 02 November 2021  |  18:35 WIB
Layanan BisKita.  - Dok. BPTJ
Layanan BisKita. - Dok. BPTJ

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan bersama Pemerintah Kota Bogor resmi meluncurkan layanan BisKita Trans Pakuan hari ini, Selasa (2/11/2021).

Kepala BPTJ Polana B. Pramesti mengatakan operasional BisKita Trans Pakuan sementara berlangsung hanya di koridor 5 yaitu rute Terminal Ciparigi - Stasiun Bogor mengingat masih bersifat uji coba atau soft launching.

“Kami sangat bersyukur mengingat setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya di tengah pandemi Covid-19 pada kesempatan pagi ini, BisKita Trans Pakuan dapat hadir sebagai sebuah layanan angkutan umum massal dengan konsep Bus Rapid Transit [BRT] di Kota Bogor,” ujarnya, Selasa (2/11/2021).

Polana menyebut langkah ini merupakan upaya bersama antara BPTJ dan Pemerintah Kota Bogor dalam menghadirkan layanan angkutan umum massal sesuai standar pelayanan minimal yang ditetapkan.

Bukan itu saja, menurutnya pelayanan angkutan umum massal BisKita Trans Pakuan ini juga dihadirkan dengan standar layanan yang jauh lebih baik dibanding angkutan konvensional.

“Konsep Bus Rapid Transit [BRT] yang menjadi acuan standar pelayanan mensyaratkan pemenuhan berbagai aspek seperti keselamatan, kenyamanan dan kemudahan pelayanan,” sebut Polana.

Lebih lanjut dia menuturkan bahwa layanan BisKita Trans Pakuan juga dilengkapi teknologi digital seperti dalam bentuk aplikasi digital untuk kemudahan pelayanan bagi masyarakat dan juga pemasangan berbagai peralatan berbasis internet atau Internet of Things (IoT).

“Saya berharap BisKita Trans Pakuan dapat memberikan pelayanan terbaik dan menjadi pilihan cerdas masyarakat Bogor dalam bermobilitas,” pungkas Polana.

Sementara itu Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto mengakui bahwa pemerintah daerah memang membutuhkan bantuan pemerintah pusat karena keterbatasan anggaran.

Adanya layanan ini menurutnya akan mengantarkan masyarakat memasuki babak baru, budaya baru dan kebiasaan baru dalam memanfaatkan layanan angkutan umum massal.

"Babak baru layanan ini juga merupakan hasil dari kematangan konsep dan komunikasi antar stakeholder baik pemkot, BPTJ, Kemenhub, Organda dan juga pengemudi angkot," tutur Bima.

Sebagai informasi, direncanakan setelah uji coba hari ini operasional BisKita Trans Pakuan akan dilakukan pada koridor-koridor lain. Secara keseluruhan akan terdapat 49 unit bus yang akan tersedia secara bertahap untuk melayani masyarakat di 4 koridor yang meliputi:

• Koridor 5 dengan rute Terminal Ciparigi – Stasiun Bogor
• Kordidor 2 dengan rute Terminal Bubulak (via Cidangiang) – Ciawi
• Koridor 1 dengan rute Terminal Bubulak – Cidangiang
• Koridor 6 dengan rute Parung Banteng – Air Mancur Bogor

BisKita Trans Pakuan beroperasi mulai dari pukul 05.00 - 21.00 WIB dengan tarif Rp0. Pada masa pandemi Covid-19 seperti ini bus tetap menerapkan protokol kesehatan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BPTJ-Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top