Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mendag Minta Sektor Logistik Jamin Kelancaran Distribusi

Mendag Lutfi juga mengemukakan bahwa dukungan logistik yang efektif dan efisien berimbas pada daya saing ekspor Indonesia di pasar global. Sebagai negara kepulauan, komponen harga logistik Indonesia cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan peer country.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 27 Oktober 2021  |  16:47 WIB
Truk kontainer antre untuk keluar dari pelabuhan peti kemas Jakarta International Container Terminal (JICT) di Jakarta, Kamis (19/12/2019).  - Bisnis/Himawan L Nugraha
Truk kontainer antre untuk keluar dari pelabuhan peti kemas Jakarta International Container Terminal (JICT) di Jakarta, Kamis (19/12/2019). - Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti soal pentingnya logistik dalam perdagangan. Pelaku usaha diminta mendorong terciptanya iklim usaha yang akomodatif terhadap aktivitas produksi dan distribusi.

“Peran pelaku logistik sangat penting untuk sektor perdagangan. Dukungan sektor logistik yang kuat di dalam negeri akan membantu memastikan kelancaran distribusi barang di dalam negeri dan membantu sektor produksi,” kata Lutfi dalam sambutan di Rakernas Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), Rabu (27/10/2021).

Lutfi juga mengemukakan bahwa dukungan logistik yang efektif dan efisien berimbas pada daya saing ekspor Indonesia di pasar global. Sebagai negara kepulauan, komponen harga logistik Indonesia cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan peer country.

“Saya berharap pelaku usaha logistik anggota ALFI dapat terus berkolaborasi dan bekerja sama dengan Kemendag dan kementerian lainnya untuk mendorong ekspor Indonesia,” tambah Lutfi.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa peran logistik terhadap pertumbuhan ekonomi sangat besar. Hal ini terlihat dari kontribusi logistik terhadap aktivitas produksi.

“Kontribusi logistik terhadap produksi bisa mencapai 20 persen ke atas. Indonesia sebagai negara kepulauan itu jelas membutuhkan logistik untuk arus barang masuk keluar,” kata Bahlil.

Dia berpendapat  bahwa posisi pelaku usaha logistik akan sangat menentukan efisiensi, kecepatan, dan ketepatan arus barang ke dalam maupun ke luar negeri. Di sisi lain, investasi di sektor ini juga menjadi kebutuhan penting.

“Barang dari China ke Indonesia lebih murah dari pada Jawa Timur ke Papua sehingga tidak kompetitif. Karena itu kami sekarang punya berbagai langkah-langkah strategis dan terukur dalam mendorong investasi di logistik dari luar maupun dalam negeri,” katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik Angkutan Barang
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top