Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Top 5 News Bisnisindonesia.id: Minyak Menuju Level Tertinggi Multi Tahun, Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama Dunia

Kabar tentang potensi lonjakan harga minyak dunia menjadi salah satu berita pilihan editor Bisnisindonesia.id, Rabu (20/10/2021). Beragam kabar ekonomi dan bisnis lainnya yang dikemas secara mendalam dan analitik juga tersaji di Bisnisindonesia.id.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 20 Oktober 2021  |  12:46 WIB
Top 5 News Bisnisindonesia.id: Minyak Menuju Level Tertinggi Multi Tahun, Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama Dunia
Platform offshore migas - Istimewa / SKK Migas
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Reli Harga Minyak terus berlanjut bahkan mendekati level tertinggi multi-tahun. Hal itu ditopang kekhawatiran terhadap krisis energi memasuki musim dingin tahun ini.  China yang tengah mengalami penurunan suhu dan mendorong kekhawatiran terhadap upaya konsumen energi terbesar itu dalam memenuhi kebutuhan pemanas domestiknya. Hal itu pun mendorong Harga Minyak terus melaju.

Kabar tentang potensi lonjakan harga minyak dunia menjadi salah satu berita pilihan editor Bisnisindonesia.id, Rabu (20/10/2021). Beragam kabar ekonomi dan bisnis lainnya yang dikemas secara mendalam dan analitik juga tersaji di Bisnisindonesia.id.

Berikut ini intisari 5 berita pilihan Bisnisindonesia.id untuk Anda:

1.Siap-siap, Harga Minyak Menuju Level Tertinggi Multi Tahun

Harga komoditas minyak dunia tercatat telah naik dalam dua bulan terakhir. Sejak awal September, Brent telah melonjak sekitar 19%, sementara WTI telah melonjak sekitar 21%. Sedangkan pada Rabu (20/10/2021), harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember terangkat 75 sen menjadi US$85,08 per barel di London ICE Futures Exchange.

Sementara itu, kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman November bertambah 52 sen menjadi US$82,96 per barel di New York Mercantile Exchange.

2.Dolar AS Melemah, Rupiah Bakal Terus Perkasa?

The greenback sempat mencapai level tertinggi satu tahun terhadap sekeranjang mata uang lainnya pada pekan lalu karena imbal hasil obligasi pemerintah melonjak. Investor juga bertaruh Federal Reserve mungkin perlu menaikkan suku bunga untuk mengatasi inflasi yang sangat tinggi.

Meski begitu, dolar AS melemah karena faktor teknis yang dilatarbelakangi langkah investor menurunkan long position (posisi beli). Pergerakan suku bunga hampir tidak menjelaskan sejauh mana penurunan dolar AS.

Ilustrasi - Karyawati salah satu bank memperlihatkan uang rupiah dan dolar di Jakarta, Kamis (29/4/2021)./Bisnis - Arief Hermawan P

3.Pelajari Analisis Fundamental Sebelum Borong Aset Kripto

Sebelum jor-joran menanamkan duit pada aset kripto, investor harus memperhatikan juga sejumlah fundamental. Hal itu penting untuk meminimalisir kerugian yang besar di masa depan. 

Research & Development Manager ICDX, Jericho Biere, menuturkan setidaknya ada lima aspek yang bisa diperhatikan dalam menganalisis fundamental sebuah aset kripto. Pertama, perhatikan proyek yang dikembangkan oleh pembuat cryptocurrency.

4. Dolar AS Sempat Melemah, Harga Emas Berbalik Naik

Lonjakan harga emas terjadi karena dolar AS melemah yang mendoorng harga logam mulia itu lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Setelah itu, harga emas cenderung bergerak stabil dengan kenaikan yang lebih sedikit.

Mengutip Antara pada Rabu (20/10/2021), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terangkat US$4,8 atau 0,27% menjadi US$1.770,50 per ounce. Sehari sebelumnya, Senin (18/10/2021), emas berjangka jatuh US$2,6 atau 0,15% menjadi US$1.765,70.

5. Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama di Dunia

Space Exploration Technologies Corp atau SpaceX berpotensi mengangkat status Elon Musk menjadi trilinuer.

SpaceX saat ini menghasilkan kurang dari 17 persen kekayaan bersih Musk yang ditaksir mencapai total US$241,4 miliar, menurut Bloomberg Billionaires Index. Itu terjadi setelah perusahaan bernilai US$100 miliar terlibat dalam penjualan saham sekunder awal bulan ini.

Selamat membaca!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Minyak dolar as elon musk cryptocurrency Top 5 News Bisnisindonesia.id
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top