Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelang Hari Pangan Sedunia, PPI Gelar Panen Raya di Sulawesi Utara

Program tersebut berhasil meningkatkan hasil panen raya, khususnya komoditas padi dengan produktivitas mencapai 7,3 ton/ha gabah kering panen per hektar.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 17 Oktober 2021  |  12:10 WIB
PT PPI menggelar panen raya perdana di Desa Tungoi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (B?lm?ng), Sulawesi Utara - PT PPI
PT PPI menggelar panen raya perdana di Desa Tungoi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (B?lm?ng), Sulawesi Utara - PT PPI

Bisnis.com, JAKARTA - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI melalui program Makmur Petani (Agro Solution) melakukan panen raya perdana di Desa Tungoi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (B?lm?ng), Sulawesi Utara.

Program tersebut berhasil meningkatkan hasil pertanian khususnya komoditas padi dengan produktivitas mencapai 7,3 ton/ha gabah kering panen per hektar, pada Rabu (13/10/2021).

Selain PPI, panen bersama tersebut dilakukan juga dengan beberapa BUMN lain yang ambil bagian dalam program Makmur tersebut, seperti Pupuk Kaltim, BRI, dan Jasindo.

"Ini merupakan salah satu program Kementerian BUMN, terbukti berhasil meningkatkan produktivitas gabah kering panen padi yang biasanya 3,8 ton/ha menjadi 7,6 ton/ha," ujar Koordinator Wilayah Timur PPI dalam keterangan resmi, Minggu (17/10/2021).

Dia menuturkan PPI terlibat sebagai distributor integrator, yaitu menyediakan produk keperluan Agro-Input mulai dari penyediaan pupuk berkualitas, benih unggul dan pestisida.

BUMN tersebut juga bertanggung jawab hingga tahap pascapanen, yaitu bertugas sebagai offtaker pembelian hasil panen bersama koperasi dan kios mitra binaan yang tergabung dalam program Makmur.

Menurutnya, program ini merupakan solusi jangka panjang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas hasil petani melalui pendampingan dan edukasi kepada petani, baik secara on farm maupun off farm.

Kelompok tani dan koperasi yang tergabung dalam binaan PPI, lanjutnya, dibantu permodalan usaha dari Bank Himbara (BRI dan Bank Mandiri). Bantuan bagi petani disalurkan melalui permodalan KUR pertanian sebagai dasar penyaluran kredit melalui berita kesepakatan bersama Rencana Anggran Biaya minimal senilai Rp10 juta – Rp25 juta/ha dengan bunga KUR Pertanian 6 persen per tahun," imbuhnya.

"Program Makmur tak hanya berlaku bagi tanaman pangan saja, tapi juga tanaman hortikultura," jelasnya.

PPI saat ini dalam proses penggabungan BGR ke dalam PPI. Program Makmur Agro Solution membawa dampak positif terhadap peningkatan hasil panen petani. Program ini merupakan salah satu model bisnis dalam penggabungan BGR ke dalam PPI.

Merger BGR ke dalam PPI diamanahkan Presiden Joko Widodo melalui PP No.97/2021 tanggal 15 September 2021 tentang Penggabungan BGR ke dalam PPI sebagai upaya efisiensi dan efektifitas di rantai pasok pangan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertanian panen raya pt perusahaan perdagangan indonesia (ppi)
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top