Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jalur KA Makassar-Parepare Ditargetkan Rampung pada Mei 2022

Pembangunan jaringan kereta api lintas Makassar–Parepare saat ini masih berlangsung. Targetnya, proyek tersebut bisa selesai dan beroperasi pada Mei 2022.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 06 Oktober 2021  |  08:40 WIB
Jalur KA Makassar-Parepare Ditargetkan Rampung pada Mei 2022
Ilustrasi. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Pembangunan jaringan kereta api lintas Makassar–Parepare saat ini masih berlangsung. Targetnya, proyek tersebut bisa selesai dan beroperasi pada Mei 2022.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Ditjen Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan Danto Restyawan mengatakan bahwa nantinya rute kereta api itu akan dilalui oleh kereta penumpang dan barang.

“Direncanakan Mei 2022 selesai dibangun dan bisa segera dioperasikan,” ujarnya dalam webinar Jelajah KAI 'Peran BUMN Perkeretaapian dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Pariwisata Daerah', dikutip Rabu (6/10/2021).

Dia menjelaskan, saat ini telah terbangun jalur kereta api sepanjang 45 kilometer di Sulawesi yang menjadi bagian dari Trans-Sulawesi. Pengembangannya pun akan dilakukan secara bertahap di masa mendatang.

“Secara perlahan, ini akan kami terus kembangkan sampai ke Bandara Makassar,” sebutnya.

Sementara itu, Direktur Niaga PT Kereta Api Indonesia (Persero) Dadan Rudiansyah berharap jaringan kereta api di Makassar, Sulawesi Selatan dapat beroperasi dalam waktu dekat.

Pasalnya, layanan Kereta Api Indonesia (KAI) saat ini baru tersedia di dua pulau, yakni Sumatra dan Jawa.

“Saat ini KAI baru beroperasi di Pulau Sumatra dan Jawa. Ke depan sedang kami rencanakan, dalam waktu dekat mungkin diharapkan nanti di Makassar kami bisa beroperasi secepatnya, sesuai dengan harapan pemerintah,” ujarnya.

Saat ini, sambung Dadan, KAI memiliki 623 stasiun yang tersebar di Jawa dan Sumatra dengan sarana siap beroperasi sebanyak 10.380 unit, yang terdiri dari 430 lokomotif, 3.005 kereta termasuk KRD dan KRL, serta 6.945 gerbong.

Sementara itu, baru-baru ini Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa operasi kereta api lintasan Makassar–Parepare akan terealisasikan pada tahun depan.

Adapun proyek kereta tersebut dikerjakan oleh PT Celebes Railway Indonesia (CRI) dengan PT Indonesia Infrastructure Finance (PII), PT Sarana Multi Infrastruktur/SMI (Persero), dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Pendanaan proyek kereta tersebut tidak bersumber dari APBN.

Pembangunan jalur kereta api tersebut dimulai sejak 2015, dan masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024. Proyek tersebut rencananya meliputi jalur kereta sepanjang 145 kilometer dan 23 stasiun.

Direncanakan, fase I dari Rencana Induk Perkeretaapian Nasional di Pulau Sulawesi tersebut akan melayani area Sulawesi Selatan meliputi lima kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kabupaten Barru, Kota Makassar, dan Kota Parepare.

Nantinya, jalur kereta api Makassar–Parepare tersebut akan berperan sebagai sarana transportasi untuk mendukung permintaan angkutan penumpang dan perpindahan barang, serta membangun konektivitas nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kereta api Trans Makassar-Parepare
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top