Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Repower (REAL) Bangun Pesantren Daarul Qur’an Mandiri Tahun Depan

Proses realisasi pembangunan proyek pesantren ini merupakan tindak lanjut dari  penandatanganan nota kesepahaman antara REAL dengan DAQU yang telah dilakukan pada 18 Agustus 2021 di Pesantren Putri Daarul Qur’an Cikarang, Bekasi.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 05 September 2021  |  16:14 WIB
Gambar Pesantren Daarul Qur'an Mandiri yang akan dibangun PT Repower Asia Indonesia Tbk. (REAL) di Pasar minggu, Jakarta Selatan. - Istimewa
Gambar Pesantren Daarul Qur'an Mandiri yang akan dibangun PT Repower Asia Indonesia Tbk. (REAL) di Pasar minggu, Jakarta Selatan. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — PT Repower Asia Indonesia Tbk. (REAL) bersiap membangun pesantren modern dan unggulan di tengah Kota Jakarta bersama dengan Yayasan Daarul Qur’an Indonesia (DAQU) binaan Ustadz Yusuf Mansur. 

Rencananya peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan proyek bernilai Rp100 miliar itu dilakukan pada semester pertama 2022 dengan lama pembangunan sekitar 18 bulan.

Proses perencanaan dan konsep bangunan yang mengusung konsep ramah lingkungan (ecofriendly concept) dari bangunan pesantren ini sedang digarap oleh tim dari kedua belah pihak dibantu oleh konsultan arsitek ternama.

Bangunan yang berlokasi di Pasar Minggu Jakarta Selatan ini akan dinamakan Pesantren Daarul Qur’an Mandiri dilengkapi dengan fasilitas modern yang  menunjang pendidikan santri termasuk unit asrama sekelas apartemen untuk tempat tinggal bagi peserta didiknya.

Repower dan Daarul Qur’an mempunyai visi yang sama dalam mendukung program pemerintah mencetak generasi unggul pada masa depan melalui pendidikan berbasis pesantren di Indonesia, para santrinya nanti selain hafal Al Quran dan memahami Ilmu Agama juga ditargetkan menguasai ilmu kekinian serta fasih menguasai berbagai bahasa di dunia.

“Di pesantren ini akan dilengkapi  laboratorium tujuh bahasa, yaitu bahasa Arab, Inggris, Jerman, Prancis, Jepang, mandarin dan Korea,” kata Direktur Repower Asia Rully Muliarto melalui siaran pers, Minggu (5/9/2021). 

Dia menyebutkan bahwa pada tahun ini adalah tahap proses perencanaan dan perizinan, direncanakan ground breaking dilakukan pada semester pertama tahun depan.

Pembangunan proyek akan memakan waktu sekitar 18 bulan termasuk persiapan fasilitas belajar dan hunian dan diharapkan dapat mulai dipergunakan pada tahun ajaran 2023.

Hal ini sejalan dengan harapan Pimpinan Yayasan Daarul Quran Indonesia, K.H. Ahmad Jamil. “Mohon doanya dan dukungannya dari semua agar tahun 2023 kita bisa memulai pembelajaran di pesantren ini,” kata Jamil.

Proses realisasi pembangunan proyek  pesantren ini merupakan tindak lanjut dari  penandatanganan nota kesepahaman antara REAL dengan DAQU yang telah dilakukan pada 18 Agustus 2021 di Pesantren Putri Daarul Qur’an Cikarang, Bekasi yang menyepakati pembangunan dan pengembangan Pesantren Daarul Qur’an beserta sarana dan fasilitas pendukung di seluruh Indonesia.

Selain itu kerja sama tersebut juga meliputi penyediaan perumahan untuk pimpinan, karyawan, dan seluruh tenaga pendidik dan kependidikan pesantren Daarul Qur’an di seluruh Indonesia, dengan nilai total kerja sama Rp825  miliar. 

Menurut Rully, dari total investasi Rp100 miliar pembangunan pesantren di Pasar Minggu Jakarta ini, diharapkan perseroan di akan mendapatkan penghasilan sebesar Rp152 miliar dan pendapatan berulang Rp12,8 miliar per tahun.

“Untuk pembiayaan proyek ini alhamdulillah sudah ada beberapa bank syariah yang siap mendukung kami, insyaallah dalam waktu dekat ini kami ada tanda tangan juga,” tutur Rully.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesantren ustadz yusuf mansyur Repower Asia Indonesia
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top