Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cetak Rekor! Jumlah Pengguna KRL Paling Rendah Sepanjang 2021

KAI Commuter mencatat jumlah pengguna KRL mencapai rekor terendahnya sepanjang 2021 usai adanya PPKM Darurat.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 06 Juli 2021  |  21:31 WIB
Sejumlah calon penumpang KRL Commuter Line memasuki gerbang tiket elektronik di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin (14/9/2020). Hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Total di wilayah Jakarta, suasana penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bogor terlihat lengang serta kapasitas pengguna hanya 50 persen dengan membatasi setiap gerbongnya hanya dapat diisi 74 penumpang. ANTARA FOTO - Arif Firmansyah
Sejumlah calon penumpang KRL Commuter Line memasuki gerbang tiket elektronik di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin (14/9/2020). Hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Total di wilayah Jakarta, suasana penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bogor terlihat lengang serta kapasitas pengguna hanya 50 persen dengan membatasi setiap gerbongnya hanya dapat diisi 74 penumpang. ANTARA FOTO - Arif Firmansyah

Bisnis.com, JAKARTA - Volume pengguna KRL pada hari keempat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat mencapai titik terendahnya untuk pekan hari kerja selama lebih dari semester I/2021.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan hingga Selasa (6/7/2021) pukul 17.00, volume pengguna mencapai 157.429 pengguna. Melihat tren pada hari ini, maka angka tersebut akan menjadi yang paling rendah pada hari kerja sepanjang tahun ini. Sementara volume pengguna terendah sepanjang 2021 tercatat pada Minggu 4 Juli 2021 yaitu 198.474 orang.

“Meskipun tren jumlah pengguna semakin turun, untuk menjaga agar jumlah pengguna di dalam KRL tetap sesuai aturan yang berlaku yaitu 52 pengguna per kereta, KAI Commuter melakukan penyekatan yang lebih ketat di stasiun,” ujarnya melalui siaran pers, Selasa (6/7/2021).

Anne juga menyebutkan kendati secara volume pengguna telah mengalami penurunan, hingga hari ini antrean pada jam sibuk di stasiun tetap ada. Dengan demikian, pihaknya mengajak masyarakat untuk tetap memaksimalkan aktivitas dari rumah.

Dia menyarankan bagi masyarakat yang masih harus keluar rumah agar menghindari naik KRL pada jam sibuk. KAI Commuter juga mendukung penerapan PPKM dengan melanjutkan tes acak antigen di sejumlah stasiun. Selain di Stasiun Bogor, Tangerang, Cikarang, Bekasi, Tanah Abang, dan Manggarai yang telah berlangsung selama dua pekan terakhir, hari ini KAI Commuter juga melaksanakan tes acak antigen bagi calon penumpang di Stasiun Rangkasbitung, Solo Balapan, dan Yogyakarta.

Adapun hasil tes acak dari total 422 tes antigen yang dilakukan di sembilan lokasi tersebut , sebanyak 18 calon penumpang didapati reaktif.

KAI Commuter hari ini juga terus mengedukasi para pengguna mengenai kewajiban untuk memakai masker ganda, dengan salah satunya adalah masker medis sebagaimana yang direkomendasikan para dokter dan Kementerian Kesehatan.

“Meski masih dalam masa sosialisasi, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para pengguna yang telah menggunakan masker ganda,” ujarnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transportasi krl PPKM Darurat
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top