Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Seluruh PDAM Ditargetkan Berstatus Sehat pada 2030

Berdasarkan catatan Kementerian PUPR, saat ini jumlah PDAM sehat baru mencapai 62 persen atau 387 unit, sedangkan 98 PDAM divonis kurang sehat dan 52 PDAM dinilai sakit.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 02 Juni 2021  |  17:04 WIB
PDAM Kota Makassar  mengestimasi kehilangan potensi pendapatan  Rp180 juta akibat kerusakan  fasilitas sumber air baku -  perusahaan.Istimewa
PDAM Kota Makassar mengestimasi kehilangan potensi pendapatan Rp180 juta akibat kerusakan fasilitas sumber air baku - perusahaan.Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  menargetkan seluruh perusahaan daerah air minum (PDAM) di dalam negeri mencapai klasifikasi sehat pada 2030. Adapun, peningkatan jumlah sumber daya manusia (SDM) berkualitas dinilai menjadi kunci.

Berdasarkan catatan Kementerian PUPR, saat ini jumlah PDAM sehat baru mencapai 62 persen atau 387 unit, sedangkan 98 PDAM divonis kurang sehat dan 52 PDAM dinilai sakit.

"Artinya pekerjaan rumah yang cukup banyak dan kami tidak bisa menganggap ini bisa berjalan sendiri tanpa ada intervensi dari segala pihak. Bukan hanya dari pemerintah, melainkan juga stakeholders terkait," kata DIrektur Air Minum Kementerian PUPR Yudha Mediawan dalam Peluncuran Peta Jalan Peningkatan Kapasitas SDM BUMD Air Minum, Rabu (2/6/2021).

Dia menargetkan setidaknya persentase PDAM sehat dapat mencapai 85 persen pada 2030. Menurutnya, hal tersebut penting agar target persentase akses air minum aman 100 persen pada tahun yang sama dapat terpenuhi.

Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 20202024, angka akses air minum layak pada 2024 mencapai 100 persen, sementara itu akses air minum aman di kisaran 15 persen.

Baseline dalam akses air minum dalam RPJMN tersebut adalah pada 2018 dengan akses air minum layak di posisi 87,8 persen, sedangkan akses air minum aman di level 6,7 persen.

Yudha menilai peningkatan SDM tersertifikasi tersebut penting lantaran persentase akses air minum layak ditargetkan mencapai 100 persen pada 2025 dengan 15 persen akses air minum aman. Selain itu, persentase akses air minum aman ditargetkan mencapai 100 persen pada 2030.

Peningkatan presentasi tersebut membuat jumlah SDM industri air minum harus bertambah menjadi 60.784 orang pada 2024 dari posisi saat ini sebanyak 57.866 orang. Selain itu, jumlah SDM industri air minum pada 2030 harus kembali tumbuh menjadi 91.990 orang dengan SDM tesertifikasi sebanyak 73.593 orang.

Dengan kata lain, komposisi SDM tesertifikasi harus naik menjadi 66,83 persen pada 2024 dan 80 persen pada 2030. Sementara itu, komposisi SDM tersertifikasi pada saat ini hanya mencapai 12,35 persen.

Oleh karena itu, Yudha menyatakan bahwa strategi hasil pembentukan Peta Jalan Peningkatan Kapasitas SDM BUMD Air Minum harus segera dilaksanakan. Setidaknya ada enam strategi yang muncul dalam peta jalan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdam sdm
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top