Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pendiri Ethereum Sumbangkan Koin Shiba Inu untuk Penanganan Covid-19 India

Buterin menyumbangkan lebih dari 50 triliun koin Shiba Inu pada Rabu (12/5/2021) kepada India Covid-Crypti Relief Fund.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 14 Mei 2021  |  14:26 WIB
Mata uang crypto Ethereum Emas pada dolar AS/ANTARA-Shutterstock - pri.
Mata uang crypto Ethereum Emas pada dolar AS/ANTARA-Shutterstock - pri.

Bisnis.com, JAKARTA – Pendiri mata uang kripto Ethereum Vitalik Buterin menyumbangkan koin Shiba Inu setara US$1 miliar atau sekitar Rp 14,5 triliun (kurs Rp 14.500) untuk penanganan Covid-19 di India.

Melansir dari Forbes, Buterin menyumbangkan lebih dari 50 triliun koin Shiba Inu pada Rabu (12/5/2021) kepada India Covid-Crypti Relief Fund. Selain itu, ia juga mentransfer 500 ether atau sekitar 1,9 miliar dollar AS (Rp 27,55 triliun) kepada yayasan tersebut.

Sebagian dari jumlah yang ditransfer Buterin dalam bentuk 500 koin Ethereum (ETH), dan sebagian besar berupa 50,7 triliun dogecoin (SHIB) Shiba Inu, adapun Shiba Inu yang dimiliki oleh Buterin merupakan hadiah yang diberikan oleh pendiri dari aset kripto Dogecoin.

Adapun transaksi Shiba Inu menyebabkan kepanikan di antara investor dan berkontribusi pada penurunan nilai mata uang kripto hingga 35 persen.

Perwakilan Covid-Crypti Relief Fund. India mengucapkan terima kasih kepada Buterin melalui Twitter. Mereka mengatakan akan menjual koin yang mereka terima “dengan bijaksana demi memastikan bahwa misi anti-Covid mereka tercapai.”

“Kami memutuskan untuk mengkonversikan donasi secara bertahap selama periode waktu tertentu,” tambah organisasi tersebut.

Buterin merupakan orang terkaya termuda di dunia berkat aset kripto.

Dilansir dari Forbes, laman ether Buterin, yang ia ungkapkan pada Oktober 2018 sebagai wallet utamanya, saat ini tercatat memegang 333.520 ETH dengan nilai sekitar 1,09 miliar dollar AS atau sekitar Rp 15,8 triliun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cryptocurrency Ethereum
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top