Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Selain Gedong Gincu, Cirebon Punya Mangga 'Raksasa' Roman Ayu

Mangga Roman Ayu ini memiliki ukuran lebih besar dan berwarna merah hati saat kondisi matang. Berat buah tersebut bisa mencapai 1,8 kilogram.
Kim Baihaqi
Kim Baihaqi - Bisnis.com 26 April 2021  |  13:29 WIB
Mangga Roman Ayu, jenis mangga baru hasil okulasi batang mangga lokal dengan mangga dari Taiwan. - Istimewa
Mangga Roman Ayu, jenis mangga baru hasil okulasi batang mangga lokal dengan mangga dari Taiwan. - Istimewa

Bisnis.com, CIREBON - Penggemar buah mangga tentu mengenal gedong gincu dari Cirebon yang sudah mendunia. 

Kini, Cirebon siap mengenalkan varietas mangga terbaru yang dihasilkan seorang petani di sana. Buah mangga jenis baru itu bernama Roman Ayu, temuan terbaik petani lokal Kabupaten Cirebon.

Bupati Cirebon Imron Rosyadi mengaku bakal mendorong produksi varietas mangga jenis Roman Ayu tersebut.

"Harus didorong produksinya, karena ini semacam temuan baru di Kabupaten Cirebon," kata Imron di Kabupaten Cirebon, Senin (26/4/2021).

Imron mengatakan, kalau produksi mangga ini sudah besar, Kabupaten Cirebon bakal memiliki komoditas unggulan, selain mangga gedong gincu yang sebelumnya sudah mendunia.

Menurutnya, mangga Roman Ayu memiliki ukuran lebih besar dibandingkan jenis lainnya. Hal ini pun bakal menjadi semangat para petani lokal untuk bersaing dengan daerah lainnya.

"Varietas baru ini juga sudah diakui oleh Kementerian Pertanian sebagai kepunyaan Kabupaten Cirebon," kata Imron.

Varietas mangga baru jenis baru tersebut pertama kali dikembangkan Surohman, warga Desa Panongan, Kecamatan Sedong.

Berbeda dengan varietas lainnya, mangga ini memiliki ukuran lebih besar dan berwarna merah hati saat kondisi matang. Berat buah tersebut bisa mencapai 1,8 kilogram.

Surohman atau Rohman menuturkan varietas baru tersebut dikembangkan pertama kali pada 2005. Saat itu Rohman mengokulasi batang mangga lokal dengan mangga dari Taiwan.

Setelah masuk ke tahap okulasi, pohon tersebut pun tumbuh hingga akhirnya berbuah. Rohman pun mengaku kaget, buah yang dihasilkan memiliki ukuran sangat besar dibandingkan dengan mangga gedong gincu.

"Setelah tumbuh, saya tidak berani jual, hanya dicoba sendiri. Namun beberapa tahun kemudian dijual, lumayan banyak peminatnya," kata Rohman.

Beberapa tahun setelah dikembangkan, Rohman kemudian melapor kepada Dinas Pertanian untuk pengembangan varietas baru tersebut. Mangga temuan Rohman itu pun langsung didaftarkan ke Kementerian Pertanian dengan nama Roman Ayu pada awal tahun ini.

Nama Roman Ayu merupakan singkatan dari Imron (Bupati Cirebon), Surohman, dan Wahyu Tjiptaningsih.

Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian Erizal Jamal mengatakan Roman Ayu sudah terdaftar dengan nomor 1662/PVL/2021 sebagai varietas lokal.

Pemohon yang mendaftarkan varietas baru itu yakni Bupati Cirebon Imron Rosyadi. Pendaftaran dilakukan pada 30 Maret 2021.

"Ini adalah sertifikat kepemilikan varietas lokal daerah yang diturunkan secara turun temurun. Kepemilikan ini punya Kabupaten Cirebon yang diwakili oleh bupati," kata Erizal.

Erizal mengatakan hal tersebut merupakan upaya untuk kekayaan daerah dan meningkatkan perekonomian para petani mangga.

"Kami tidak hanya menyerahkan sertifikat, kami mengajak dikembangkan bersama, harus menjadi komoditi unggulan," kata Erizal.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon Buah Mangga
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top