Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BPH Migas Proyeksikan Konsumsi BBM di Jalur Mudik Alami Penurunan

Selain jalur mudik, penurunan konsumsi BBM bakal terjadi di daerah-daerah tujuan wisata. Namun, secara keseluruhan penurunan konsumsi BBM akan terjadi secara merata.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 22 April 2021  |  08:24 WIB
Sejumlah warga antre untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) pascagempa di salah satu SPBU Kota Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2020).  - ANTARA
Sejumlah warga antre untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) pascagempa di salah satu SPBU Kota Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2020). - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi memprediksi adanya penurunan jumlah konsumsi bahan bakar minyak di sepanjang jalur mudik yang biasa dilalui masyarakat pada saat Lebaran 2021.

Direktur Bahan Bakar Minyak BPH Migas Alfons Simanjuntak mengatakan selain jalur mudik, penurunan konsumsi BBM bakal terjadi di daerah-daerah tujuan wisata. Namun, secara keseluruhan penurunan konsumsi BBM akan terjadi secara merata.

"Prediksi dari kami sehubungan dengan larangan perjalanan dari pemerintah, maka konsumsi BBM akan mengalami penurunan," katanya kepada Bisnis, Rabu (21/4/2021).

Berdasarkan data BPH Migas, sepanjang kuartal I/2021 pertumbuhan jenis bahan bakar minyak tertentu (JBT) yakni solar tercatat lebih rendah dibandingkan dengan realisasi penyaluran pada kuartal I/2020.

Pada tahun ini, penyaluran JBT cenderung berfluktuasi mulai dari Januari yang tercatat 1,18 juta kiloliter (kl) dan turun sebesar 5,5 persen pada Februari menjadi 1,11 juta kl, dan kembali meningkat sebesar 11 persen pada Maret menjadi 1,31 juta kl.

Sementara itu, penyaluran jenis BBM khusus penugasan (JBKP) sepanjang kuartal I/2021 tercatat lebih rendah sebesar 54 persen jika dibandingkan dengan penyaluran pada periode yang sama tahun lalu.

Penyaluran tertinggi pada tahun ini tercatat pada Januari sebesar 470.000 kl, sedangkan penyaluran terendah tercatat pada Februari dengan realisasi sebesar 410.000 kl.

"Mengingat porsi JBT dan JBKP sebesar 46 persen—49 persen BBM nasional, dan kondisi menjelang hari raya IdulFitri 2021, dengan terdapat pelarangan mudik lebaran serta masifnya vaksinasi Covid-19, maka berdasarkan data, kemungkinan pertumbuhan konsumsi BBM relatif konstan," ungkapnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

konsumsi bbm Mudik Lebaran
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top