Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DPR AS Loloskan Undang-Undang Dukungan Akses Modal Bank untuk Industri Ganja

Undang-undang H.R. 1996 yang disebut SAFE Banking Act akan melarang regulator perbankan federal untuk menghukum bank dan lembaga penyimpanan lainnya yang menyediakan layanan perbankan untuk bisnis ganja.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 20 April 2021  |  09:40 WIB
Tanaman ganja atau mariyuana - Bloomberg/Chris Roussakis
Tanaman ganja atau mariyuana - Bloomberg/Chris Roussakis

Bisnis.com, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (AS) mengeluarkan undang-undang yang mempermudah bisnis ganja untuk mengakses layanan perbankan.

Undang-undang H.R. 1996 yang disebut SAFE Banking Act akan melarang regulator perbankan federal untuk menghukum bank dan lembaga penyimpanan lainnya yang menyediakan layanan perbankan untuk bisnis ganja. Undang-undang disahkan Senin malam dengan 321-101 suara bipartisan.

Sebanyak 36 negara bagian dan empat wilayah telah mengizinkan penggunaan ganja untuk tujuan medis dan 17 negara bagian telah mengesahkannya untuk penggunaan rekreasi.

Namun, obat tersebut masih dianggap sebagai zat terlarang di bawah Undang-Undang Zat Terkendali federal dan bank yang menyediakan layanan untuk bisnis ganja dapat dihukum berdasarkan undang-undang pencucian uang federal.

Undang-undang tersebut disahkan DPR AS dengan dukungan bipartisan pada 2019, tetapi diabaikan oleh Senat yang dikendalikan Republik.

Demokrat optimistis dengan peluang beleid itu sekarang karena partai mereka mengontrol majelis, meskipun Partai Republik masih dapat memblokir sebagian besar undang-undang.

Saat ini, undang-undang ini memiliki 32 sponsor, termasuk enam Republikan, tetapi langkah itu masih membutuhkan lebih banyak dukungan untuk mencapai ambang 60 suara yang diperlukan untuk maju di majelis.

Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer mengatakan dia akan bekerja untuk mencabut larangan federal atas ganja. Dia saat ini sedang menyusun undang-undang dengan Ketua Keuangan Senat Ron Wyden atau Oregon dan Senator Cory Booker dari New Jersey yang mengusulkan penghapusan ganja dari daftar zat yang dikendalikan dan mengaturnya di tingkat federal.

Sementara itu, SAFE Banking Act jauh dari apa yang diharapkan banyak perusahaan ganja di AS, yakni lampu hijau federal penuh, atau setidaknya dekriminalisasi, untuk ganja.

Kendati demikian, upaya ini bisa menyelesaikan beberapa masalah keuangan yang paling mendesak dengan mengizinkan mereka memiliki rekening bank di bank tradisional.

Beban peraturan lain yang ingin dicabut oleh industri ganja adalah 280E, yakni undang-undang perpajakan yang mengatakan perusahaan yang memperdagangkan zat ilegal federal tidak dapat mengambil potongan dengan cara yang sama seperti perusahaan Amerika lainnya. Banyak perusahaan ganja mengatakan bahwa jika 280E dicabut, mereka akan jauh diuntungkan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ganja amerika serikat

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top