Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DJP Tata Ulang Tempat Pelaporan Pengusaha Kena Pajak, Cek Lokasinya di Sini

Reorganisasi instansi ini meliputi perubahan nomenklatur kantor wilayah (kanwil), kantor pelayanan pajak (KPP), dan kantor pelayanan, penyuluhan, dan konsultasi perpajakan (KP2KP); perubahan wilayah kerja KPP dan KP2KP; serta perubahan jenis KPP.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 19 April 2021  |  11:19 WIB
Wajib pajak melaporkan surat pemberitahuan tahunan (SPT) Pajak di Kantor Pajak Pratama (KPP) Mampang Prapatan, Jakarta, Rabu (31/3/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Wajib pajak melaporkan surat pemberitahuan tahunan (SPT) Pajak di Kantor Pajak Pratama (KPP) Mampang Prapatan, Jakarta, Rabu (31/3/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas pajak mengeluarkan Peraturan Direktur Jenderal Pajak (DJP) No. Per-06/PJ/2021 tentang tata Cara Penatausahaan Pemintahan Tempat Wajib Pajak Terdaftar dan/atau Tempat Pelaporan Usaha Pengusaha Kena Pajak dalam Rangka Reorganisasi Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Pajak.

Reorganisasi instansi ini meliputi perubahan nomenklatur kantor wilayah (kanwil), kantor pelayanan pajak (KPP), dan kantor pelayanan, penyuluhan, dan konsultasi perpajakan (KP2KP); perubahan wilayah kerja KPP dan KP2KP; serta perubahan jenis KPP.

Wajib pajak dan/atau pengusaha kena pajak yang dipindahkan tempat pelaporan usaha akan mendapat pemberitahuan dari KPP Pratama Lama.

“KPP Pratama Baru dan KPP Madya menerbitkan kartu NPWP [nomor pokok wajib pajak] baru dan menyampaikannya kepada wajib pajak beserta pemberitahuan pemindahan tempat wajib pajak terdaftar paling lama 10 hari kerja sejak SMT [saat mulai terdaftar],” tulis pasal 4 ayat 1 b.

Kemudian, Kanwil atasan KPP Pratama Lama menerbitkan surat keputusan pemusatan tempat pajak pertambahan nilai terutang paling lama 10 hari kerja sejak SMT.

Ini berlaku sejak SMT sampai dengan batas waktu sebagaimana telah ditetapkan pada surat keputusan pemusatan sebelumnya dalam hal pengusaha kena pajak yang tempat pelaporan usahanya dipindahkan merupakan tempat pemusatan pajak pertambahan nilai terutang.

Berikut adalah perubahan wilayah kerja KPP dan KP2KP:

Medan Kota, Medan Area, Medan Amplas, Medan Denai yang semula di KPP Pratama Medan Kota ke KPP Pratama Medan Barat. Kemudian, wilayah Telukbetung Barat, Telukbetung Selatan, Telukbetung Timur, dan Telukbetung Utara yang semula KPP Pratama Teluk Betung ke KPP Pratama Bandar Lampung Satu.

Selanjutnya, Bumi Waras dan Panjang yang semula KPP Pratama Teluk Betung ke KPP Pratama Bandar Lampung. Kemudian, Ratu Samban, Teluk Segara, Muara Bangkahulu, dan Sungai Serut yang semula KPP Pratama Bengkulu ke KPP Pratama Bengkulu Satu.

Wilayah Kebon Kelapa yang semula KPP Pratama Jakarta Gambir Empat pindah ke KPP Pratama Jakarta Gambir Satu.

Wilayah Krukut, Keagungan, Glodok, dan Pinagsia yang semula KPP Pratama Jakarta Tamansari Dua ke KPP Pratama Jakarta Tamansari.

Sementara itu, Kuningan Timur yang semula KPP Pratama Jakarta Setiabudi Empat ke KPP Pratama Jakarta Setiabudi Tiga. Adapun, wilayah Rawa Barat dan Selong yang semula KPP Pratama Jakarta Kebayoran Baru Empat ke KPP Pratama Jakarta Kebayoran Baru Satu.

Petogogan dan Gunung yang semula KPP Pratama Jakarta Kebayoran Baru Tiga ke KPP Pratama Jakarta Kebayoran Baru Satu.

Melawai yang semula KPP Pratama Jakarta Kebayoran Baru Tiga ke KPP Pratama Jakarta Kebayoran Baru Dua. Pulogebang, Ujung Menteng, Cakung Timur, dan Cakung Barat yang semula KPP Pratama Jakarta Cakung Dua ke KPP Pratama Jakarta Cakung.

Sunter Agung, Papanggo, Sunter Jaya, dan Sungai Bambu yang semula KPP Pratama Jakarta Sunter ke KPP Pratama Jakarta Tanjung Priok. Wilayah Cikupa, Cisauk, Curug, Jambe, Kelapa Dua, LEgok, Pagedangan, dan Panongan yang semula KPP Pratama Cikupa ke KPP Pratama Tigaraksa.

Mekar Baru, Gunung Kaler, Kronjo, Kresek, dan Sukamulya yang semula KPP Pratama Tigaraksa dialihkan ke Kosambi.

Regal, Lengkong, Batununggal, dan Bandung Kidul, yang semula KPP Pratama Bandung Karees, ke KPP Pratama BandungTegallega.

Kiaracondong, yang semula KPP Pratama Bandung Karees, dialihkan ke KPP Pratama Bandung Cicadas. Tempuran, Cilamaya Kulon, Cilamaya Wetan, Talagasari, Lemahabang, Banyusari, Klari, Tirtamulya, Jatisari, Kotabaru, Ciampel, Cikampek, Pangkalan, Tegalwaru, dan Purwasari, yang semula KPP Pratama Karawang Selatan pindah ke KPP Pratama Karawang.

Rawa Lumbu dan Mustikajaya yang semula KPP Pratama Bekasi Selatan, ke KPP Pratama Bekasi Utara. Bekasi Selatan yang semula KPP Pratama Bekasi Selatan ke KPP Pratama Bekasi Barat.

Bantar Gebang yang semula KPP Pratama Bekasi Selatan ke KPP Pratama Pondok Gede. Babakan Madang dan Sukaraja yang semula KPP Pratama Cibinong ke KPP Pratama Ciaw.

Ciseeng, Parung Panjang,Rancabungur, dan Kecamatan Rumpin yang semula KPP Pratama Ciawi ke KPP Pratama Cibinong.

Kemudian, Miroto, Jagalan, Brumbungan, Karangkidul, Pendrikan Kidul, Pekunden, dan Sekayu yang semula KPP Pratama Semarang Tengah Satu ke KPP Pratama Semarang Tengah.

Wilayah Purworejo yang semula KPP Pratama Purworejo ke KPP Pratama Kebumen. Sementara itu, Simokerto dan Semampir yang semula KPP Pratama Surabaya Simokerto ke KPP Pratama Surabaya Mulyorejo.

Gresik, Manyar, Kebomas, Duduk Sampeyan, Bungah, Sidayu, Panceng, Ujung PAngkah, Sangkapura, Tambak, dan Dukun yang semula KPP Pratama Gresik Utara ke KPP Pratama Gresik.

Banjarmasin Tengah, Banjarmasin Selatan, dan Banjarmasin Timur yang semula KPP Pratama Banjarmasin Selatan ke KPP Pratama Banjarmasin. Terakhir, Buru Selatan digabung menjadi bagian KP2KP Namlea.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ditjen pajak pengusaha wajib pajak
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top