Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ada Keteledoran di Kilang Balongan, Direksi Pertamina Bisa Dicopot?

Wakil Ketua Komisi VII DPR Ramson Siagian mengatakan pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menginvestigasi lebih lanjut penyebab terbakarnya empat tangki penyimpanan bahan bakar minyak di Kilang Balongan itu.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 05 April 2021  |  18:58 WIB
Warga mengambil video dengan gawai miliknya saat terjadi kebakaran di kompleks Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021) dini hari.  - Antara
Warga mengambil video dengan gawai miliknya saat terjadi kebakaran di kompleks Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021) dini hari. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - DPR menyebut insiden yang terjadi di Kilang Balongan merupakan kejadian luar biasa. Berdasarkan temuan yang ada, terdapat unsur keteledoran dari PT Pertamina (Persero).

Wakil Ketua Komisi VII DPR Ramson Siagian mengatakan pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menginvestigasi lebih lanjut penyebab terbakarnya empat tangki penyimpanan bahan bakar minyak di Kilang Balongan itu.

Ramson mengatakan, sistem keamanan yang dimiliki Pertamina dinilai sangat lemah karena tidak bisa mencegah kejadian tersebut untuk terjadi. Menurutnya, sistem keamanan yang dimiliki Pertamina saat ini lebih lemah dibandingkan dengan pengamanan pada masa sebelumnya.

"Kejadian di Balongan sangat mengejutkan, karena tim khusus yang dibentuk Komisi VII menemukan bahwa ada keteledoran, ini kalau di luar negeri semua direksi sudah berhenti, banyak bukti-bukti, ini jangan main-main, jadi direksi tidak tegas, tidak melihat ke bawah, leadership jangan hanya hitung uang di atas, jadi harus liat juga ke bawah sistem keamananya kilangnya," katanya dalam rapat dengar pendapat yang digelar pada Senin (5/4/2021).

Sementara itu, Anggota Komisi VII dari Fraksi Partai Gerindra Kardaya Warnika mengatakan, apabila dugaan awal penyebab terbakarnya tangki tersebut adalah kebocoran, maka terdapat ketidaksigapan dari Pertamina.

Pasalnya, pada umumnya kejadian kebocoran tidak langsung terjadi dan menyebabkan kebakaran. Menurutnya, apabila telah terjadi kebocoran, maka seharusnya Pertamina telah dapat mendeteksi hal tersebut sejak dini.

"Bagi semua fasilitas Pertamina apa itu kilang apa itu SPBU, dan kalau saya dengar itu adalah kebocoran tangki, bocor tangki itu tidak serta merta mendadak bocor. Bagaimana investigasi maupun aduitnya itu, apakah auditnya itu dilakukan secara rutin karena, kebocoran itu kan bocornya tidak mendadak," ungkapnya.

Sebelumnya, Kilang Pertamina Balongan tepatnya di tangki T-301G pada Senin (29/3/2021) dini hari meledak. Pihak Pertamina mengklaim, kejadian tersebut akibat tangki penyimpanan tersambar petir.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina dpr kilang balongan
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top