Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mensos Risma Integrasi Data Spasial dan Numerik Penting untuk Evaluasi Kebijakan

Risma mengaku kebijakan-kebijakan di Kemensos sulit diimplementasikan karena data yang diperoleh kurang tepat.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 29 Maret 2021  |  17:44 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan dan relawan dalam Malam Puncak 1 Tahun Perjuangan Melawan Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Selasa (23/3/2021). - Antara\r\n
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan dan relawan dalam Malam Puncak 1 Tahun Perjuangan Melawan Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Selasa (23/3/2021). - Antara\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengapresiasi penggabungan data spasial dan numerik yang dapat digunakan untuk evaluasi kebijakan.

Hal ini disampaikannya dalam sambutan kegiatan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sosial, dan Forum Rektor Indonesia.

Menurut Risma, ini adalah terobosan yang luar biasa dan bermanfaat karena dengan melakukan pendataan desa presisi maka akan didapatkan data penggabungan antara data spasial dan numerik.

“Data ini menjadi sangat-sangat penting untuk mengevaluasi, tidak katanya siapa, tapi bahwa secara fisik kami dapat mengetahui dengan pasti,” katanya, dikutip melalui siaran pers, Senin (29/3/2021).

Dia menyampaikan bahwa seringkali kebijakan-kebijakan sulit diimplementasikan karena data yang diperoleh kurang tepat.

“Saya bersyukur sekali dengan agenda ini, kemudian kita dapat memantau, bukan hanya data numerik namun juga data spasial, saya pikir jika ini bisa dilakukan maka rakyat kita bisa semakin cepat untuk sejahtera, sehingga kita bisa lebih mudah melakukan kebijakan,” tuturnya.

Adapun, penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan untuk membangun kerja sama dalam rangka penyediaan dan pemanfaatan data desa/kelurahan yang akurat, komprehensif, dan terbarukan untuk mendukung efisiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi, baik di lingkup Kementerian Dalam Negeri maupun lingkup Kementerian Sosial dan Forum Rektor Indonesia.

Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) Hartono Laras, Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kemensos Asep Sasa Purnama Kepala Biro Hukum Kemensos Sanusi, serta para undangan dari Kementerian Dalam Negeri maupun Forum Rektor Indonesia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bansos kemensos tri rismaharini
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top