Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hindari Penyebaran Covid-19, Pelni Minta Penumpang Hindari Transaksi Tunai

Transaksi non tunai itu dilakukan untuk menghindari kontak langsung antara petugas dengan penumpang sebagai bagian dari kampanye pencegahan Covid-19.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 20 Februari 2021  |  17:46 WIB
Direktur Komersial 2 Sucofindo M. Haris Witjaksono (kanan) dan Direktur Armada PT Pelni Tukul Harsono (kiri) bersinergi dalam pelayanan Sistem Informasi dan Komunikasi untuk kegiatan Planned Maintenance System (PMS) Pelni. Istimewa - Sucofindo
Direktur Komersial 2 Sucofindo M. Haris Witjaksono (kanan) dan Direktur Armada PT Pelni Tukul Harsono (kiri) bersinergi dalam pelayanan Sistem Informasi dan Komunikasi untuk kegiatan Planned Maintenance System (PMS) Pelni. Istimewa - Sucofindo

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Pelayaran Nasional Indonesia - PT Pelni (Persero) mengajak seluruh pengguna jasanya untuk melakukan pembelian tiket kapal secara non tunai atau cashless.

Transaksi non tunai itu dilakukan untuk menghindari kontak langsung antara petugas dengan penumpang sebagai bagian dari kampanye pencegahan Covid-19.

Pjs. Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni Opik Taupik menyampaikan pembayaran secara cashless diterapkan guna memberikan kenyamanan, keamanan dan kemudahan bagi para pelanggan yang kini beralih menuju cashless society.

"Pembayaran dengan metode tersebut tidak hanya praktis tetapi juga dapat memberikan rasa aman kepada pelanggan karena tidak harus membawa uang tunai dalam jumlah besar yang rawan akan kejahatan," ujarnya melalui siaran pers, Sabtu (20/2/2021).

Inovasi digital yang dilakukan perusahaan ini juga sebagai upaya penegakan protokol kesehatan dalam mendukung upaya Pemerintah untuk mengurangi adanya kontak langsung selama pandemi Covid-19. Di samping itu, melalui pembayaran secara non tunai, Pelni dapat melayani pelanggan lebih efektif dan cepat pada proses pembelian tiket kapal.

Selain itu, kata dia, metode pembayaran secara cashless juga akan mempermudah perusahaan dalam mengawasi serta meminimalisir potensi fraud dalam operasional. Seluruh loket di cabang telah disediakan mesin EDC untuk mendukung pelaksanaan pembayaran secara non-tunai.

Sejalan dengan inovasi digital tersebut, Pelni juga telah lebih dulu melakukan transformasi dalam hal penjualan tiket kapal dengan menghadirkan aplikasi Pelni Mobile Apps. Aplikasi yang telah diluncurkan sejak 2018 tersebut menjadi salah satu pilihan pelanggan dalam mendapatkan tiket kapal.

Pelanggan kini tidak perlu lagi pergi ke loket untuk mendapatkan tiket kapal PELNI. Perusahaan telah menyediakan platform Pelni Mobile Apps serta website resmi www.pelni.co.id yang dapat diakses di mana pun dan kapan pun dengan dukungan layanan pembayaran secara non-tunai.

Pelni terus mengajak pelanggan agar dapat memanfaatkan platform digital yang telah tersedia untuk memperoleh tiket kapal guna memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanan kepada seluruh pelanggan di Indonesia.

Pelanggan kapal juga dapat memanfaatkan layanan whatsapp contact center PELNI 162 di nomor 0811-161-1-162 untuk mengetahui jadwal serta melakukan pemesanan tiket kapal. "Seluruh tim contact center standby 24 jam untuk menjawab kebutuhan pelanggan," tutup Opik Taupik.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top