Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Orang Terkaya di Indonesia Versi Sri Mulyani, Asetnya Rp10.000 Triliun

Kelakar soal orang terkaya di Indonesia itu disampaikan ketika memberi arahan calon ASN baru di lingkungan Kementerian Keuangan, Rabu (17/2/2021).
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 20 Februari 2021  |  13:51 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani menunjukan bukti pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan di Kantor DJP, Jakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Menteri Keuangan Sri Mulyani menunjukan bukti pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan di Kantor DJP, Jakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut Direktur Jenderal Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata sebagai orang terkaya di Indonesia.

Sebab, Isa mengelola dan mengawasi aset negara yang nilainya mencapai lebih dari Rp10.000 triliun.

Namun, kekayaan tentu aset tersebut bukanlah aset pribadi Isa. Kelakar itu disampaikan ketika memberi arahan calon ASN baru di lingkungan Kementerian Keuangan, Rabu (17/2/2021).

"Pak Isa, Direktur Jenderal Kekayaan Negara [DJKN]. Nahm ini orang paling kaya di seluruh Indonesia," ujar Sri Mulyani, Rabu (17/2/2021).

Aset DJKN tersebut terdiri dari uang pajak, uang bea cukai, PNBP dan utang.

Menurut DJKN, aset negara terdiri dari Rp6.000 triliun barang milik negara dan Rp2.400 triliun kekayaan negara yang dipisahkan.

Nilai kekayaan negara yang dikelola Isa di bawah Kementerian Keuangan ini melebihi jumlah kekayaan Elon Musk ditambah Jeff Bezos yang masing-masing sebesar Rp2.590 triliun (US$185 miliar) dan Rp2.576 triliun (US$184).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

orang terkaya sri mulyani djkn
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top