Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekonomi Korea Selatan Pulih Terkuat Diantara Negara Maju

Presiden Moon Jae-in yakin Korea Selatan akan mengalami salah satu pemulihan terkuat di antara negara-negara ekonomi utama.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 27 Januari 2021  |  17:19 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di the Presidential Blue House, Korea Selatan, Senin (10/9/2018). - Reuters/Kim Hong/Ji
Presiden Joko Widodo (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di the Presidential Blue House, Korea Selatan, Senin (10/9/2018). - Reuters/Kim Hong/Ji

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Moon Jae-in memperkirakan ekonomi Korea Selatan akan pulih ke tingkat prapandemi pada paruh pertama tahun ini.

Dia mengatakan negara itu akan mengalami salah satu pemulihan terkuat di antara negara-negara ekonomi utama.

"Korea Selatan berhasil meminimalkan kerusakan ekonomi Covid tahun lalu. Tingkat pertumbuhan gabungan tahun lalu dan tahun ini diharapkan menjadi yang tertinggi di antara negara-negara OECD," kata Moon di Forum Ekonomi Dunia (WEF) hari ini, dilansir Bloomberg, Rabu (27/1/2021).

Moon mengatakan Korea Selatan akan memulai program vaksinasi Covid-19 bulan depan. Meskipun lebih lambat dari banyak negara maju, Korea Selatan telah membukukan tingkat infeksi dan kematian yang relatif rendah setelah memperlambat penyebaran awal virus tanpa penguncian.

Korea Selatan mengakhiri tahun pandemi 2020 dengan penurunan produk domestik bruto (PDB) sebesar 1 persen kemungkinan akan menjadi yang terkecil di antara anggota Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pengembangan (OECD)

Pengeluaran pemerintah yang mencakup empat anggaran tambahan membantu membatasi kerusakan akibat penurunan belanja konsumen, dengan ekspor yang mendorong pemulihan dari paruh kedua tahun ini.

Bank of Korea mengharapkan ekonomi tumbuh 3 persen tahun ini. Rencana pemerintah untuk meningkatkan pasokan perumahan membantu industri konstruksi, sementara kebijakan untuk memberikan lebih banyak bantuan pandemi sedang dipertimbangkan.

Kontraksi tahunan yang kecil membuat Korea Selatan dalam kondisi yang lebih baik daripada kebanyakan negara maju. Menteri Keuangan Hong Nam-ki mengatakan dalam postingannya di Facebook kemarin bahwa kinerja negara itu menonjol ketika mempertimbangkan bahwa 10 ekonomi terbesar dunia mungkin menyusut antara 3 hingga 10 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korea selatan pemulihan ekonomi
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top