Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengembang Ubah Desain & Tata Ruang, Menyesuaikan Gaya Hidup Baru

Pandemi Covid-19 yang mengubah kebiasaan hidup masyarakat mendorong kalangan developer mengubah desain atau tata ruang properti yang mereka kembangkan.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 26 Januari 2021  |  18:38 WIB
Ilustrasi pembangunan apartemen di Jakarta./Bloomberg - Dimas Ardian
Ilustrasi pembangunan apartemen di Jakarta./Bloomberg - Dimas Ardian

Bisnis.com, JAKARTA – Tren bekerja dan berkegiatan dari rumah selama pandemi Covid-19 membuat para pengembang juga turut serta memutar otak dalam mengubah desain tata ruang.

Ketua Umum Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida mengatakan para pengembang terus menyesuaikan tata ruang rumah dengan kondisi saat ini. Hal ini agar aliran udara di rumah dapat mengalir dan kondusif.

"Tata letak ruang dan desainnya juga kami sesuaikan, krena meskipun ada vaksinasi, nantinya tetap ada tren WFH [kerja dari rumah] dan memakai masker, makanya tetap kami sesuaikan," ujarnya kepada Bisnis pada Selasa (26/1/2021).

Para pengembang juga membangun hunian dengan ruang terbuka hijau yang lebih luas. Selain itu, para pengembang juga mengubah tata ruang untuk perkantoran dengan mengecilkan ruang perkantoran sesuai dengan tren saat ini.

Di pusat perbelanjaan pun juga disesuaikan tata ruangnya dengan tren saat ini yang tak membuat kerumunan.

"Memang adanya Covid akan mengubah perilaku manusia dan kami, pengembang harus menyesuaikan itu," kata Totok.

Dia menuturkan diperlukan kebijakan tentang fleksibilitas perubahan fungsi ruang untuk gedung perkantoran di Jakarta. Hal itu dikarenakan banyaknya ruang kosong kantor yang dapat dialihfungsikan.

"Agar office space dapat digunakan maksimal, memang perlu ada fleksibilitas," tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top