Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Singapura Kirim Tim Penyelidik Kecelakaan Pesawat Sriwijaya

Kedua penyelidik tiba di Jakarta pada Rabu setelah Komite Nasional Keselamatan Transportasi Indonesia menerima tawaran Singapura untuk membantu penyelidikan.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 17 Januari 2021  |  18:36 WIB
Sejumlah penyelam TNI AL menarik puing yang diduga turbin dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 ke atas KRI Rigel-933 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Senin (11/1/2021). - Antara
Sejumlah penyelam TNI AL menarik puing yang diduga turbin dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 ke atas KRI Rigel-933 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Senin (11/1/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Biro Investigasi Keselamatan Transportasi Singapura ikut turun tangan membantu penyelidikan kecelakaan pesawat Sriwijaya Air.

Hal tersebut disampaikan oleh Kementerian Transportasi Singapura pada Minggu (17/1/2021). Kedua penyelidik tiba di Jakarta pada Rabu setelah Komite Nasional Keselamatan Transportasi Indonesia menerima tawaran Singapura untuk membantu penyelidikan.

Menteri Transportasi Singapura Ong Ye Kung mengatakan kedua penyelidik sedang bekerja dengan tim Indonesia untuk melihat data dan puing-puing yang ditemukan.

"Alexander Leong mengkhususkan diri pada perekam penerbangan dan bekerja dengan tim Komite Keselamatan Transportasi Nasional [KNKT] di Jakarta untuk melihat data yang dipulihkan," papar Menteri Transportasi Singapura dikutip dari Channel News Asia, Minggu (17/1/2021).

"David Lim, seorang insinyur perawatan pesawat berlisensi, bersama tim di pelabuhan Tanjung Priok meneliti reruntuhan yang telah ditemukan sejauh ini," kata Ong dalam posting Facebook pada hari Minggu (17/1/2021).

Pasangan itu memiliki 18 tahun pengalaman investigasi insiden udara di antara mereka, kata menteri itu dalam sebuah posting Facebook.

"Ini pekerjaan yang rumit dan rumit. Beberapa data telah pulih. Kami berharap untuk perkembangan yang lebih positif dalam beberapa hari mendatang," tambah Ong.

Tidak hanya tim dari Negeri Jiran, sebuah tim dari Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS juga berada di Jakarta untuk membantu penyelidikan.

Tim Amerika terdiri dari perwakilan dari Administrasi Penerbangan Federal AS, Boeing dan General Electric. Mereka bergabung dengan tim Singapura di pusat komando pencarian dan penyelamatan di pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta untuk melihat beberapa puing pesawat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sriwijaya Air singapura
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top