Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wida Agung Group Mulai Garap Proyek Widari Village

Wida Agung mengembangkan proyek perumahan tapak di Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, yang diberi nama Widari Village yanhg dilepas dengan harga mulai Rp400 juta per unit.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 11 Januari 2021  |  20:02 WIB
Ilustrasi pembangunan perumahan. - Bloomberg
Ilustrasi pembangunan perumahan. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Wida Agung Group akan memulai membangun proyek Widari Village di Legok, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, sebanyak 1.000 unit. 

Direktur Wida Agung Group Anton Sugianta mengatakan pihaknya berencana membangun 1.000 unit rumah tapak di atas lahan seluas 15 hektare. Pada Jumat (8/1/2021), telah dilakukan peletakan batu pertama proyek Widari Village di Legok, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

"Kami memilih Legok, karena kawasan ini salah satu magnet baru dan dicari masyarakat yang ingin membeli rumah pertama," ujarnya melalui keterangan tertulis pada Senin (11/1/2021).

Dia menuturkan kawasan tersebut juga dikelilingi pengembangan proyek properti skala besar seperti BSD City, Gading Serpong, dan Lippo Village.

Widari Village dipatok dengan harga terjangkau yang bisa diakses oleh masyarakat pencari hunian pertama dengan rentang Rp400 juta hingga Rp500 juta.

Konsultan Pemasaran dari LJ Hooker Gading Serpong Rita Megawati menambahkan berbeda dengan proyek yang sudah ada di Legok dengan harga sama, konsep Widari Village dirancang modern dengan beragam fasilitas seperti jogging track yang mengelilingi danau, gym, club house, taman bermain di setiap klaster, area komersial.

"Kelebihan lain adalah infrastruktur listrik yang ditanam di bawah tanah dan juga lebar jalan dengan dimensi ROW 7 meter," ujarnya.

Menurutnya, dengan harga di bawah Rp500 juta tersebut berpotensi untuk meraup pasar pembeli rumah pertama sangat besar. Pasalnya, segmen ini merupakan end user yang ingin memiliki rumah.

Untuk itu pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) pengembang menggandeng beberapa bank BUMN dan swasta nasional. "Kami akan menggodok skema pembiayaan yang memudahkan, seperti uang muka yang pembayarannya bisa dicicil."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti perumahan
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top