Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Okupansi Membaik, Ini Strategi Eastparc Hotel (EAST) Tahun Ini

PT Eastparc Hotel Tbk. telah menyiapkan strategi untuk menggenjot okupansi hotel pada tahun ini.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 07 Januari 2021  |  20:18 WIB
Ilustrasi perhotelan.  -  Dok. Istimewa
Ilustrasi perhotelan. - Dok. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Eastparc Hotel Tbk. (EAST) menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi tantangan di industri perhotelan tahun ini. Tren positif yang dialami sejak Juni 2020, memberikan harapan kepada perusahaan untuk melanjutkan perjalanan pada 2021.

Direktur Pemasaran Eastparc Hotel Wahyudi Eko Sutoro mengatakan strategi utama yang disiapkan adalah menambah jumlah wahana seiring dengan fokus perusahaan tahun ini untuk menyasar segmen keluarga yang mencatatkan tren positif sejak pertengahan tahun lalu.

"Sejak kembali menerima tamu pada Juni [2020], rata-rata okupansi hotel hingga Desember berada di kisaran 60 persen. Pada Desember bisa berhasil closing dengan okupansi 81 persen," ujar Wahyudi kepada Bisnis.com, Kamis (7/1/2021).

Dia menjabarkan, dari total okupansi hotel sejka Juni lalu, sebanyak 55 persen dikontribusi oleh segmen keluarga, sekitar 40 persen dari instansi pemerintah, selebihnya dari korporasi swasta dan lain-lain.

Tidak hanya itu, disasarnya segmen keluarga oleh EAST tahun ini juga tidak lepas dari anjloknya okupansi hotel dari segmen korporasi swasta. Volume okupansi dari sektor tersebut dikatakan raib hingga 80 persen.

Selain itu, perusahaan bakal gencar melakukan pemasaran dengan memanfaatkan teknologi digital. Menggunakan teknologi digital, sambung Wahyudi, daya jangkau perusahaan kepada kostumer menjadi lebih luas.

Sebagai informasi, PT Eastparc Hotel Tbk., terdampak setelah tidak menerima tamu pada periode April-Mei 2020 akibat pandemi Covid-19.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, sampai dengan kuartal III/2020 EAST mencatatkan penurunan laba yang cukup tajam. Laba perusahaan turun lebih dari 74 persen secara tahunan dari Rp2,3 miliar menjadi Rp603 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hotel
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top