Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KAI Dukung Rencana Integrasi MRT Jakarta

KAI mendukung rencana yang dilakukan MRT Jakarta untuk melakukan integrasi transportasi berbasis rel di Jabodetabek.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 05 Januari 2021  |  20:20 WIB
Sejumlah calon penumpang KRL Commuter Line memasuki gerbang tiket elektronik di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin (14/9/2020). Hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Total di wilayah Jakarta, suasana penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bogor terlihat lengang serta kapasitas pengguna hanya 50 persen dengan membatasi setiap gerbongnya hanya dapat diisi 74 penumpang. ANTARA FOTO - Arif Firmansyah
Sejumlah calon penumpang KRL Commuter Line memasuki gerbang tiket elektronik di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin (14/9/2020). Hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Total di wilayah Jakarta, suasana penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bogor terlihat lengang serta kapasitas pengguna hanya 50 persen dengan membatasi setiap gerbongnya hanya dapat diisi 74 penumpang. ANTARA FOTO - Arif Firmansyah

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mendukung upaya integrasi angkutan massal berbasis rel di wilayah Jabodetabek melalui perusahaan joint venture (JV) dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

VP Public Relations KAI Joni Martinus mendukung integrasi kereta api di Jabodetabek sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang ingin pengelolaan transportasi Jabodetabek terpadu dan terintegrasi.

"Pada tahap awal KAI bersama PT MRT Jakarta telah membentuk JV yaitu PT Moda Integrasi Jabodetabek pada 10 Januari 2020. Melalui MITJ, integrasi dimulai dengan integrasi fisik di 4 stasiun yaitu Stasiun Tanah Abang, Sudirman, Pasar Senen, dan Juanda yang diresmikan pada 17 Juni 2020," ujarnya kepada Bisnis.com, Selasa (5/1/2021).

Penataan ini, terangnya, bertujuan memberikan kenyamanan kepada para pengguna kereta api saat akan menuju dan tiba di stasiun. Pasalnya, akses menuju stasiun lebih teratur dan dilengkapi integrasi antarmoda yang baik setelah penataan dilakukan.

Pihaknya meyakini adanya integrasi antarmoda yang terkoneksi dengan baik akan meningkatkan volume penumpang di setiap stasiun. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang beralih dari kendaraan pribadi ke moda transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan terjangkau.

"Adapun untuk penataan stasiun terpadu tahap 2 adalah kawasan Stasiun Manggarai, Stasiun Palmerah, Stasiun Gondangdia, Stasiun Tebet, dan Stasiun Jakarta Kota," katanya.

Melalui MITJ, KAI mendukung integrasi pembayaran transportasi Jabodetabek. Hal ini ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Pemegang Saham Sistem Pembayaran Antar Moda Transportasi, Jakarta, pada Rabu 15 Juli 2020.

"Dalam hal integrasi pengoperasian kereta apinya, saat ini masih dalam kajian. KAI terus berkomunikasi dengan Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan dan pihak-pihak terkait terkait rencana tersebut," paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top