Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Program Startup4Industry Jembatani IKM Lebih Digital

Inisiasi program Startup4Industry merupakan implementasi dari peta jalan Making Indonesia 4.0 untuk mewujudkan ekosistem solusi teknologi karya anak bangsa dari tech startup Indonesia yang dapat dimanfaatkan oleh dunia industri, termasuk sektor IKM.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 25 Desember 2020  |  15:30 WIB
Ilustrasi startup. - olpreneur.com
Ilustrasi startup. - olpreneur.com

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Perindustrian mengupayakan pemberdayaan Industri Kecil dan Menengah (IKM) melalui teknologi menjadi salah satu prioritas dalam Program Making Indonesia 4.0. U

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih mengatakan dengan beragam dan spesifiknya kebutuhan industri, diharapkan solusi teknologi hadir dari karya startup di Indonesia.

Kemenperin pun telah menginisiasi gerakan transformasi digital bagi sektor IKM melalui penyelenggaraan Startup Tech Provider 4 Industry (Startup4Industry) 2020.

Inisiasi ini merupakan implementasi dari peta jalan Making Indonesia 4.0 untuk mewujudkan ekosistem solusi teknologi karya anak bangsa dari startup Indonesia yang dapat dimanfaatkan oleh dunia industri, termasuk sektor IKM.

“Tema kompetisi Startup4Industry tahun ini adalah Indonesia Percaya Diri dengan Teknologi Dalam Negeri. Kami berharap, kegiatan ini akan menjadi pembuktian para startup terpilih untuk berkarya dan berdampak lebih luas lagi untuk kemajuan industri nasional, utamanya sektor IKM,” katanya melalui siaran pers, Jumat (25/12/2020).

Kompetisi tersebut diikuti sebanyak 294 peserta yang terbagi menjadi tiga tema, yaitu e-commerce Enabler, masa adaptasi kebiasaan baru, dan efisiensi manufaktur. Adapaun lima startup terbaik yang telah terpilih pada Startup4Industry 2020. 

Salah satunya AturToko, selaku platform digital yang menyediakan solusi bisnis secara online serta menyediakan jasa solusi layanan e-commerce terpadu dan konsultasi bisnis offline to online store.

“Seperti yang kita ketahui bahwa permasalahan yang menjadi hambatan bagi kemajuan sektor IKM, di antaranya keterbatasan modal dan manajemen yang belum profesional. AturToko memberikan inovasi guna memudahkan masyarakat untuk membangun bisnis dengan mudah dan cepat khususnya bagi IKM di era industri 4.0,” ujar Gati.

Tindak lanjut dari kompetisi Startup4Industry adalah masa implementasi teknologi di sektor IKM yang telah diciptakan oleh para pemenang. Melalui Startup4Industry, Kemenperin berharap terbentuk ekosistem solusi teknologi yang akan menjadi salah satu katalisator dalam upaya penanggulangan dampak pandemi Covid-19 di industri dan masyarakat.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan di tengah situasi pandemi Covid-19, penggunaan teknologi menjadi semakin meluas dengan adanya penerapan social distancing serta kegiatan belajar dan bekerja dari rumah.

Solusi-solusi teknologi kian muncul untuk tetap memberikan ruang produktif bagi masyarakat khususnya pelaku industri untuk tetap beroperasi.

“Guna memacu pemanfaatan teknologi industri 4.0, Kemenperin membesut program Startup4industry sebagai stimulan untuk mendorong terbentuknya ekosistem solusi teknologi yang menjembatani kebutuhan industri dan masyarakat dengan tech provider Indonesia,” paparnya.

Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2020 dari Google, Temasek, dan Bain, ekonomi digital Indonesia tumbuh 11 persen di tengah kondisi pandemi dibanding tahun 2019. 

Pertumbuhan tersebut didorong oleh adanya kenaikan konsumen yang menggunakan teknologi digital sebanyak 37 persen. Bahkan, 93 persen yang telah melakukan perubahan perilaku digitalisasi tersebut diprediksi akan tetap menggunakan layanan teknologi digital.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm kemenperin StartUp
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top