Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saham Naik Dua Kali Lipat Saat IPO, Kekayaan Bos Airbnb Jadi US$11,4 Miliar

Dengan lonjakan saham ini, Airbnb menjadi salah satu bisnis perjalanan terbesar di dunia.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 11 Desember 2020  |  10:59 WIB
CEO dan co-founder Airbnb, Brian Chesky, saat menjadi pembicara utama di The BoxWorks 2017 Conference. - Bloomberg
CEO dan co-founder Airbnb, Brian Chesky, saat menjadi pembicara utama di The BoxWorks 2017 Conference. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Salah satu pendiri dan Chief Executive Officer Airbnb Inc., Brian Chesky, tidak menyangka bahwa harga saham perusahaannya bisa melonjak dua kali lipat dalam perdagangan perdana di pasar saham Amerika Serikat.

Dengan lonjakan saham ini, Airbnb menjadi salah satu bisnis perjalanan terbesar di dunia. Penguatan harga ini juga meningkatkan kekayaan Chesky menjadi sekitar US$11,4 miliar.

Dia tidak dapat berada di New York untuk membunyikan bel pembukaan Bursa Efek Nasdaq. Tidak akan ada setelan jas, tidak ada sampanye, dan tidak ada pelukan kemenangan dengan pendiri lainnya, Joe Gebbia dan Nathan Blecharczyk.

Sebaliknya, CEO tersebut mengatakan bahwa dia berada di depan laptopnya di apartemennya di San Francisco, yang dapat dijangkau dengan berjalan kaki dari townhouse berlantai empat di 19 Rausch St., tempat perusahaan itu lahir 13 tahun lalu.

Chesky tampak kehilangan kata-kata pada Kamis pagi ketika diberitahu bahwa saham itu diperkirakan akan dibuka jauh di atas harga penawaran US$68 per saham.

Dulu, di apartemen di Rausch Street hanya terdapat beberapa kasur tiup di lantai ruang tamu. Saat ini, Airbnb adalah perusahaan global yang baru saja menyelesaikan salah satu penawaran umum perdana terbesar tahun ini dan sahamnya diperdagangkan dengan hingga US$149,24 per saham di New York.

Dengan lonjakan ini, kapitalisasi pasar perusahaan menjadi sekitar US$100 miliar,  lebih dari saingannya Booking Holdings Inc.

Gebbia dan Blecharczyk, yang sahamnya sedikit lebih kecil dari Chesky, masing-masing memiliki kekayaan sekitar $ 10,4 miliar. Tetapi di samping kekayaannya, perayaan sederhana Chesky dengan tepat mengingatkan kembali masa awal dirinya membangun bisnis.

"Saya ingat datang ke sini 13 tahun yang lalu. Saya berusia 26 tahun, benar-benar bangkrut dan mengemasi semuanya di belakang sebuah Honda Civic lama,” kata Chesky akhir pekan ini melalui telepon dari townhouse Rausch Street, seperti dikutip Bloomberg.

Ia melanjutkan, ide perusahaan perjalanan untuk go public selama pandemi merupakan ide gila.

Selain Chesky dan co-founder lain, investor yang memperoleh keuntungan dari IPO termasuk perusahaan modal ventura Sequoia Capital dan Founders Fund, serta perusahaan ekuitas swasta Silver Lake Partners.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo Airbnb

Sumber : Bloomberg

Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top