Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Singapura Kelebihan Pasok Ruang Industri, Berharap Distribusi Vaksin

Singapura kelebihan pasoan ruang industri sehingga tingkat sewa tertekan. Namun, posisi sebagai lokasi distribusi vaksin tahun depan diprediksi membantu mengangkat sewa.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 04 Desember 2020  |  14:31 WIB
Properti komersial di kawasan pusat bisnis Singapura./Bloomberg - Nicky Loh
Properti komersial di kawasan pusat bisnis Singapura./Bloomberg - Nicky Loh

Bisnis.com, JAKARTA – DBS Group Research pada Jumat 94/12/2020) mengatakan kelebihan pasokan ruang industri di Singapura pada 2021 dapat menyebabkan potensi pertumbuhan sewa organik di sektor tersebut melunak.

Ini terjadi di tengah ekspektasi bahwa penghentian pekerjaan konstruksi yang diperpanjang karena pandemi Covid-19 akan menunda penyelesaian sekitar 700.000 m2 pasokan ruang industri baru pada 2020.

Pasokan baru ini akan molor hingga 2021, sehingga jumlah yang diselesaikan pada tahun ini menjadi 2,2 juta m2, kata DBS.

Analis DBS Dale Lai dan Derek Tan mengatakan kelebihan pasokan "signifikan" dan kemungkinan akan menimbulkan rintangan jangka pendek bagi sektor industri.

"Dengan waktu yang dibutuhkan untuk menyerap pasokan baru yang masuk, kami yakin bahwa sebagian besar pemilik properti kemungkinan besar tetap akomodatif dan fokus pada retensi penyewa dalam waktu dekat, menyiratkan bahwa potensi pertumbuhan sewa organik kemungkinan akan lebih teredam," kata mereka.

Para analis menambahkan bahwa sebagian besar kelebihan pasokan akan berada di pabrik multi-pengguna dan pengguna tunggal, sementara pasokan gudang dan kawasan bisnis akan tetap dibatasi.

Di antara berbagai kelas aset industri, tim peneliti lebih memilih eksposur di dalam kawasan bisnis atau berspesifikasi tinggi dan logistik karena mereka kemungkinan besar akan melihat permintaan, di balik infrastruktur teknologi informasi modern Singapura dan lanskap bisnis yang kondusif.

Masuknya perusahaan rintisan di ruang teknologi dalam dan permintaan yang terus meningkat dari manufaktur bernilai tinggi seperti teknik presisi, biomedis, teknologi medis, dan telekomunikasi akan terus mendorong permintaan untuk sektor real estat ini, menurut penelitian DBS.

Di sektor-sektor ini, stok kualitas yang terbatas akan berarti pertumbuhan sewa dan take-up cenderung lebih kuat dalam jangka menengah, kata para analis.

Selain itu, posisi strategis Singapura di kawasan Asean dan hubungan jaringan yang kuat menyiratkan bahwa negara tersebut dapat menjadi lokasi pilihan untuk distribusi vaksin Covid-19 mulai 2021.

Jika ini terjadi, DBS yakin pemain yang berfokus pada logistik seperti Mapletree Logistics Trust dan ARA Logos Logistics Trust akan menjadi yang paling banyak dimanfaatkan.

Perwalian investasi real estat industri di Singapura diproyeksikan menghasilkan pertumbuhan 5 persen dalam distribusi per unit pada tahun fiskal 2021, dibantu oleh akuisisi, dengan potensi lebih banyak pada tahun 2021, kata DBS.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

singapura kawasan industri Vaksin Covid-19

Sumber : The Business Times

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top