Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pajak Elektronik yang Dikumpulkan Pemerintah Capai Rp556,16 Miliar hingga 2 Desember

Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 03 Desember 2020  |  16:56 WIB

JAKARTA -- Pemerintah berupaya menarik pajak perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE). Tujuannya menciptakan keadilan atau level playing field.

Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Pajak, Nufransa Wira Sakti mengatakan bahwa hingga kini, sudah ada 46 badan usaha yang ditunjuk pemerintah untuk memungut pajak pertambahan nilai (PPn) PMSE sebesar 10 persen.

Pemerintah mengamanatkan 46 perusahaan yang 10 di antaranya baru melakukannya bulan ini. Badan usaha tersebut beberapa di antaranya adalah Bukalapak, Lazada, Zalora, dan Tokopedia.

“Hingga 2 Desember, jumlah PPn PMSE yang disetor kepada pemerintah sebesar Rp556,16 miliar,” katanya melalui diskusi virtual,” Kamis (3/12/2020).

Di sisi lain, pemerintah mengeluarkan stimulus kepada masyarakat hingga korporasi di tengah pandemi. Kebijakan dikeluarkan untuk menjaga ekonomi yang terpukul.

Nufransa menjelaskan bahwa percepatan pemulihan ekonomi nasional dan stabilitas sistem keuangan ini berupa penurunan tarif pajak penghasilan badan. Lalu dikeluarkan PMK 10/2020 tentang insentif pajak untuk wajib pajak terdampak pandemi Covid-19.

“Pemerintah juga mengeluarkan PMK 29/PMK 3/2020 tentang pelaksanaan administrasi perpajakan keadaan kahar akibat Covid-19 dan PMK 48/2020 tentang PMSE,” jelas Nufransa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Jaffry Prabu Prakoso
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top