Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Investasi Telkomsel di Gojek Jadi Momentum Peningkatan Ekonomi Digital Nasional

Gojek sendiri mengatakan dana tersebut akan dimanfaatkan dalam memperkuat layanan digitalnya, mendorong inovasi dan produk baru, serta meningkatkan kenyamanan bagi para pengguna dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 November 2020  |  13:08 WIB
Warga mengorder ojek online di Jakarta. - Bisnis/Abdurahman
Warga mengorder ojek online di Jakarta. - Bisnis/Abdurahman

Bisnis.com, JAKARTA - Keputusan Telkomsel investasi di Gojek (PT Aplikasi Karya Anak Bangsa) menjadi momentum penting meningkatkan ekonomi digital nasional.

"Itu kan investasi tentunya yang diharapkan adalah keuntungan. Jadi manfaat bagi keduanya adalah keuntungan ekonomi,” ujar Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah, dalam keterangan di Jakarta, Jumat (20/11/2020).

Bagi Telkomsel, menurut Piter, akan memperkuat ekosistem dari anak usaha BUMN Telkom itu, dengan cara memanfaatkan jaringan yang sudah terbangun oleh Gojek.

"Sedangkan Gojek selain diuntungkan dengan masuknya dana segar dari Telkomsel juga bisa lebih memperluas lagi ekosistem," katanya.

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda menambahkan keuntungan Telkomsel tentu akan besar mengingat Gojek buka perusahaan digital kecil.

"Gojek sudah berhasil dapat dana dari perusahaan teknologi kelas dunia seperti Facebook, Google, Tencent, dan investor lainnya," ujarnya.

Apalagi, lanjut dia, pengguna Gojek cukup besar sebanyak 38 juta pengguna aktif setiap bulannya di seluruh Asia Tenggara.

"Tentu menjadikan keuntungan bagi Telkomsel untuk memperluas produk teknologinya seperti LinkAja yang mungkin saja akan terintegrasi dengan layanan Gojek," katanya.

Selain itu, kata Nailul, keputusan Telkomsel investasi di Gojek juga tentu atas restu dari induknya yaitu PT Telkom Indonesia Tbk. Faktanya saham Telkom langsung menjadi incaran investor setelah pengumuman investasi tersebut dirilis ke publik.

Nailul menilai investasi Telkomsel juga memberikan keuntungan bagi Gojek.

"Investasi sebesar Rp2 triliun lebih bisa menjadikan bahan bakar korporasi. Selain itu, pengguna Telkomsel di Indonesia kan sangat besar, benefit bagi Gojek untuk pengembangan aplikasinya," ujarnya.

Gojek, lanjut dia, bisa memaksimalkan pengguna layanan Telkomsel untuk kebutuhan ekspansi pengembangan bisnis Gojek.

Seperti diketahui, Gojek menerima pendanaan terbaru sebesar US$150 juta atau setara Rp2,1 triliun dari Telkomsel seperti diumumkan pada Selasa (17/11/2020).

Andre Soelistyo, Co-CEO Gojek Group dalam pengumuman resminya mengatakan dana tersebut akan dimanfaatkan dalam memperkuat layanan digitalnya, mendorong inovasi dan produk baru, serta meningkatkan kenyamanan bagi para pengguna dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gojek

Sumber : Antara

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top