Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BPS : Rata-rata Upah Buruh Nasional Rp2,76 Juta

Badan Pusat Statistik mencatat penurunan upah tersebut terjadi di hampir semua provinsi, kecuali Maluku Utara, Bengkulu, Sulawesi Tengah, dan DI Yogyakarta.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 05 November 2020  |  14:39 WIB
Pekerja menyelesaikan pembuatan perangkat alat elektronik rumah tangga di PT Selaras Citra Nusantara Perkasa (SCNP), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (19/8/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
Pekerja menyelesaikan pembuatan perangkat alat elektronik rumah tangga di PT Selaras Citra Nusantara Perkasa (SCNP), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (19/8/2020). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan rata-rata upah buruh nasional senilai Rp2,76 juta per bulan pada Agustus 2020 atau turun 5,18 persen dibandingkan Agustus 2019.

Jika dirinci, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan upah buruh tertinggi yakni Rp4,22 juta per bulan, sedangkan Sulawesi Barat menjadi provinsi dengan upah buruh terendah senilai Rp2,07 juta per bulan.

“Dengan adanya penurunan jumlah jam kerja, banyaknya penduduk yang tadi bekerja penuh jadi tak penuh, jadi rata-rata upah Agustus 2020 dibandingkan tahun lalu turun 5,18 persen,” kata Kepala BPS Kecuk Suhariyanto, Kamis (5/11/2020).

Menurutnya, penurunan tersebut terjadi di hampir semua provinsi, kecuali Maluku Utara, Bengkulu, Sulawesi Tengah, dan DI Yogyakarta.

Nusa Tenggara Timur menjadi provinsi dengan kenaikan upah buruh tertinggi yakni 1,96 persen, sedangkan Bali menjadi provinsi dengan penurunan upah buruh paling dalam sebesar -17,91 persen.

“Dari lapangan usaha, rata-rata gaji tertinggi masih berada di sektor pertambangan dan penggalian dengan rata-rata kenaikan 44,84 persen,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bps upah buruh Covid-19
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top