Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembangunan Perumahan Berbasis Komunitas Relevan Saat Pandemi

Penerapan skema pembangunan perumahan berbasis komunitas secara masif membangkitkan kembali gairah kehidupan ekonomi pada saat ancaman krisis ekonomi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Oktober 2020  |  17:56 WIB
Ilustrasi perumahan bersubsidi  -  Kementerian PUPR
Ilustrasi perumahan bersubsidi - Kementerian PUPR

Bisnis.com, SEMARANG – Skema pembangunan perumahan berbasis komunitas dinilai relevan direalisasikan pada masa pandemi Covid-19 karena lingkungan terbangun lebih tertata dengan jarak antarbangunan dan luas rumah yang memadai, kata pakar perumahan Universitas Diponegoro Asnawi Manaf.

Menurut Asnawi Manaf, penerapan skema tersebut secara masif juga membangkitkan kembali gairah kehidupan ekonomi pada saat ancaman krisis ekonomi.

Skema tersebut, ungkapnya, mengubah bisnis model dari model konvensional yang selama ini diterapkan dengan prinsip "menjual" menjadi "membangun" rumah.

"Kita lihat di dalam tradisi membangun rumah keluarga berpenghasilan rendah yang selama ini mereka terapkan secara swadaya dan individual," ujarnya di Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (30/10/2020).

Dengan skema membangun rumah berbasis komunitas ini, lanjut Asnawi, keswadayaan yang semula individual diorganisasikan sehingga masyarakat bisa membangun rumah secara lebih terencana dalam lingkungan yang lebih tertata.

Melalui skema ini, menurut dia, tidak hanya memberikan peluang bagi keluarga kurang mampu untuk mewujudkan rumah impiannya, tetapi juga dapat mengurangi dampak dari munculnya lingkungan-lingkungan kumuh yang padat tidak tertata seperti yang terjadi di kota-kota Indonesia selama ini.

Mengingat begitu besar tantangan pemenuhan kebutuhan perumahan bagi kalangan keluarga dengan pendapatan di bawah Rp6 juta, ditambah lagi dengan situasi pandemi yang sangat berat saat ini, Undip menawarkan suatu gagasan inovatif dan menginisiasi pelaksanaannya dalam bentuk proyek percontohan di Desa Branjang, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jateng.

Untuk mewujudkan hal itu, kata Asnawi, Inclusive Housing and Urban Development Research Center (IHUDRC), salah satu pusat riset teknologi Fakultas Teknik Undip yang dipimpinnya, bekerja sama dengan Kementerian PUPR dan Kementerian ATR/BPN serta Bank Jateng.

"Gagasan tersebut adalah skema perumahan berbasis komunitas dengan dukungan program BP2BT (Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan) Swadaya," kata Asnawi selaku inisiator.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perumahan universitas diponegoro

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top