Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kata Komisi VII DPR, Pengembangan Sektor EBT Masih Sebatas Retorika

Banyak pengembangan EBT menghasilkan kapasitas kapasitas kecil sehingga secara ekonomis perhitungan biaya per kWh di konsumen menjadi tinggi.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 20 Oktober 2020  |  21:06 WIB
Energi terbarukan - Istimewa
Energi terbarukan - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Dalam masa satu tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, pengembangan sektor energi baru dan terbarukan dinilai masih sebatas retorika.

Wakil Ketua Komisi VII DPR Ramson Siagian mengatakan bahwa diperlukan kepiawaian pembuat kebijakan energi agar pengembangan penggunaan energi baru terbarukan (EBT) tetap berjalan dengan signifikan sehingga tidak cenderung hanya retorika.

"Sektor EBT belum menggembirakan, masih cenderung banyak retorika," katanya kepada Bisnis, Selasa (20/10/2020).

Dia menuturkan bahwa pembangunan pembangkit listrik yang menggunakan EBT memerlukan prioritas tinggi.

Pasalnya, banyak pengembangan EBT menghasilkan kapasitas kapasitas kecil sehingga secara ekonomis perhitungan biaya per kWh di konsumen menjadi tinggi karena harus membangun jaringan distribusi tersendiri.

Dia menambahkan untuk pengembangan EBT yang kapasitas besar, investasinya juga sangat besar sehingga biaya per kWh juga tinggi.

"Sementara itu, daya beli masyarakat secara umum sebagian besar belum siap dengan harga listrik per kWh yang tinggi," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ebt
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top