Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BRT Trans-Jateng Beroperasi di Kawasan Industri Kendal

BRT Trans Jateng di KIK ini masuk dalam koridor Semarang–Kendal dan melayani penumpang dari Terminal Mangkang dan Terminal Bahurekso. 
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 16 Oktober 2020  |  15:43 WIB
BRT Trans Jateng kini melayani hingga ke Kawasan Industri Kendal. - Istimewa
BRT Trans Jateng kini melayani hingga ke Kawasan Industri Kendal. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Kawasan Industri Kendal meresmikan operasional layanan bus rapid transit Trans Jateng yang merupakan hasil kerja sama antara KIK, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Dinas Perhubungan Jateng.

BRT Trans Jateng di KIK ini masuk dalam koridor Semarang–Kendal dan melayani penumpang dari Terminal Mangkang dan Terminal Bahurekso. 

Presiden Direktur Kendal Industrial Park Stanley Ang mengapresiasi atas kepercayaan pemerintah yang telah memberi izin beroperasinya BRT Trans Jateng di kawasan hasil kerja sama Jababeka Group dan Sembcorp ini.

Secara khusus, Stanley berpesan kepada seluruh perwakilan penyewa yang hadir agar aktif melakukan sosialisasi layanan BRT Trans Jateng ini di lingkungan tempatnya bekerja. 

“Kepada seluruh tenant, terus informasikan mengenai layanan Trans Jateng ini ke karyawan. Saya sangat mengapresiasi Pemprov dan Dinas Perhubungan yang telah men-support KIK sehingga BRT Trans Jateng bisa masuk kawasan ini,” ungkap Stanley melalui siaran pers, Jumat (16/10/2020).

Pada tahap awal, bus dari Terminal Mangkang akan melewati selter Semarang Zoo sebelum memasuki KIK dan terminal Bahurekso yang akan melewati Alun-Alun Kendal dan akan masuk di KIK.

Jadwalnya adalah dua rit saat pukul 06.30–09.00 WIB dan dua rit pada pukul 14.30–17.30. Tarif menggunakan BRT Trans Jateng adalah Rp2.000 untuk pelajar, buruh, dan veteran, sedangkan untuk umum, tarifnya adalah Rp4.000.

Stanley menyatakan bahwa saat ini sudah terdapat sekitar 900 karyawan dari para penyewa yang sudah beroperasi, 65 tenaga pengajar dari Politeknik Furnitur yang dimiliki oleh Kementerian Perindustrian dan, 300 mahasiswa dari politeknik tersebut.

Sementara itu, bila seluruh 63 penyewa KIK beroperasi, akan terdapat 8.450 pekerja dengan proyeksi pada 2021 bakal mencapai 12.000 pekerja. 

Setelah adanya BRT Trans Jateng, para pekerja dan mahasiswa diharapkan mempunyai alternatif moda transportasi menuju Kawasan Industri Kendal.

Saat ini, terdapat dua titik halte BRT Trans Jateng di KIK. Titik pertama, berada berdekatan dengan pintu masuk gerbang KIK.

Titik kedua, berdekatan dengan Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu.

Pada tahap awal operasi, pemerintah akan terus mengkaji volume penumpang dari kedua halte ini.  Penambahan rit akan dilakukan sesuai dengan kebutuhan oleh para pekerja.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kendal
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top