Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bu Sri Mulyani! Bank Dunia Catat Utang Indonesia Terbesar Ke-7 Sedunia

Posisi utang luar negeri Indonesia pada tahun 2019 mencapai US$402,08 miliar atau sekitar Rp5.910 triliun, naik 5,92 persen dari posisi US$379,58 atau Rp5.579 triliun (dengan kurs Rp14.700) pada 2018.
Feni Freycinetia & Hadijah Alaydrus
Feni Freycinetia & Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 14 Oktober 2020  |  16:10 WIB
Karyawati beraktivitas di dekat logo Bank Dunia di Jakarta, Rabu (1/3). - JIBI/Dwi Prasetya
Karyawati beraktivitas di dekat logo Bank Dunia di Jakarta, Rabu (1/3). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Bukan prestasi yang membanggakan, Indonesia masuk ke dalam daftar 10 negara berpendapatan kecil dan menengah yang memiliki utang terbesar di dunia.

Hal tersebut terungkap dalam laporan International Debt Statistics (IDS) 2021 atau Statistik Utang Internasional yang dirilis Bank Dunia pada Selasa malam (13/10/2020).

Dari laporan tersebut tampak, Indonesia menempati posisi ketujuh dari daftar 10 negara berpendapatan kecil dan menengah dengan utang luar negeri terbesar di dunia.

Di atas Indonesia ada Meksiko dan Turki di urutan kelima dan keenam. Sementara itu, urutan satu, dua dan tiga diduduki oleh China, Brasil da India.

Di bawah posisi Indonesia, ada Argentina, Afrika Selatan dan Thailand yang masing-masing menempati posisi kedelapan, kesembilan dan kesepuluh.

Posisi utang luar negeri Indonesia pada tahun 2019 mencapai US$402,08 miliar atau sekitar Rp5.910 triliun, naik 5,92 persen dari posisi US$379,58 atau Rp5.579 triliun (dengan kurs Rp14.700) pada 2018.

Dari Bank Dunia, utang luar negeri Indonesia pada 2019 lebih didominasi oleh utang jangka panjang sebesar US$354,54 miliar atau sekitar Rp5.211 triliun.

Adapun, posisi utang luar negeri jangka pendek hanya sebesar US$44,79 miliar atau sekitar Rp658 triliun.

Berdasarkan krediturnya, utang luar negeri yang terbesar tahun lalu berasal dari sektor swasta sebesar US$181,25 miliar atau sekitar Rp2.664 triliun.

Dari penerbitan surat utang, Bank Dunia mencatat nilainya sebesar US$173,22 miliar atau sekitar Rp2.546 triliun. Dari keseluruhan total utang, bunga utang yang ditanggung mencapai US$12,04 miliar atau Rp179,98 triliun.

Sebagai catatan, Kementerian Keuangan mencatat posisi utang pemerintah pusat per Agustus 2020 sebesar Rp5.594,93 triliun. Berdasarkan buku APBN Kita, angka ini mengalami kenaikan Rp160,07 triliun dari posisi Juli 2020.

Rasio utang pemerintah ini setara dengan angka 34,53 persen dari PDB. Dari total tersebut sekitar 84,82 persen utang berasal dari Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp4.745,48 triliun dan sekitar 15,18 persen utang berasal dari pinjaman senilai Rp849,45 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank dunia utang sri mulyani
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top