Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ekspektasi Konsumen Turun, Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Minus 3 Persen

Penurunan ekspektasi konsumen juga terjadi karena masyarakat kelas menengah ke atas yang menahan konsumsi
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 06 Oktober 2020  |  18:41 WIB
Pengunjung berbelanja di Blok B Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (15/6/2020). . - Antara\n\n
Pengunjung berbelanja di Blok B Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (15/6/2020). . - Antara\\n\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Ekonom menilai ekspektasi konsumen terhadap perbaikan ekonomi yang terus menurun akan menyebabkan penurunan ekonomi jatuh lebih dalam pada akhir 2020.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal mengatakan setelah pemberlakukan pembatasan sosial bersakal besar (PSBB) muncul optimisme di masyarakat ekonomi akan kembali pulih sejalan dengan penanganan wabah Covid-19.

Namun, yang terjadi tekanan ekonomi dapat diredam, namun penyabaran Covid-19 semakin terakselerasi pada masa transisi menuju fase new normal.

"Konsumen optimismenya terhadap permulihan ekonomi berkurang karena di masa new normal semakin banyak terjadi kasus Covid-19, jadi orang akan semakin was-was," katanya kepada Bisnis, Selasa (6/10/2020).

Faisal menjelaskan, penurunan ekspektasi konsumen juga terjadi karena masyarakat kelas menengah ke atas yang menahan konsumsi. Kelompok masyarakat ini tidak mengalami masalah daya beli, tetapi lebih ke kekhawatiran terhadap kenaikan kasus Covid-19.

Konsumsi masyarakat yang tertahan pun menurut Faisal akan berdampak pada sisi produksi. Hal ini sudah tercermin dari penurunan PMI manufaktur pada September 2020 menjadi 47,2, dari sebelumnya 50,8 pada Agustus 2020.

Menurut Faisal, hal ini akan meningkatkan ketidakpastian pemulihan ekonomi ke depan. Adapun, CORE memprediksi ekonomi tahun ini akan terkontraksi pada kisaran -1,5 hingga 3 persen.

Jika dalam 3 bulan ke depan pemulihan dan perbaikan konsumsi, termasuk penanganan kasus Covid-19 tidak terjadi, diprediksi pertumbuhan ekonomi akhir tahun akan anjlok hingga -3 persen.

"Saya khawatirnya kontraksi bisa ke arah negatif, ke arah batas bawah 3 persen," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pertumbuhan Ekonomi konsumsi indeks keyakinan konsumen
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top