Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Harga Batu Bara Diharapkan Terus Membara hingga Akhir Tahun Ini

Peningkatan HBA pada Oktober 2020 ini juga didorong oleh kebijakan pemerintah China yang mulai melonggarkan pembatasan impor.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 05 Oktober 2020  |  07:04 WIB
Harga Batu Bara Diharapkan Terus Membara hingga Akhir Tahun Ini
Ilustrasi: Aktivitas pemindahan muatan batu bara dari tongkang ke kapal induk dengan floating crane. - indikaenergy.co.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Saat memasuki kuartal keempat tahun ini, harga batu bara acuan mengalami kenaikan setelah sempat turun dalam 5 bulan berturut-turut.

Kendati kenaikan harga batu bara acuuan (HBA) tidak signifikan, produsen batu bara berharap kenaikan ini dapat menjadi indikator harga batu bara akan kembali menguat hingga akhir tahun ini. 

"Harapannya bisa menjadi indikator untuk rebound," ujar Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia ketika dihubungi Bisnis, Kamis (1/10/2020).

Hendra mengatakan bahwa permintaan batu bara biasanya akan meningkat pada kuartal IV ketika mendekati musim dingin di negara-negara pengimpor.

Di sisi lain, menurutnya, peningkatan HBA pada Oktober 2020 ini juga didorong oleh kebijakan pemerintah China yang mulai melonggarkan pembatasan impor.

"Harga sedikit naik kali ini antara lain karena Tiongkok mulai melonggarkan pembatasan impor akibat harga batu bara domestik mereka juga mulai naik sehingga mereka mendorong impor," kata Hendra.

HBA Oktober 2020 mengalami kenaikan sebesar 3,2 persen dibandingkan dengan HBA September 2020.  Setelah sempat turun pada September menjadi US$49,42 per ton, bulan ini HBA ditetapkan sebesar US$51,00 per ton.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan bahwa sinyalmen positif industri yang mulai bangkit di China dan Jepang mengerek kenaikan HBA Oktober 2020.

"Mulai pulihnya industri baja dan otomotif Jepang ikut meningkatkan permintaan batu bara global," ujar Agung melalui siaran pers.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga batu bara
Editor : Zufrizal
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top