Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jokowi: Bantuan Modal Kerja Jangan Dipakai Beli HP atau Cicil Motor

Presiden Jokowi berharap bantuan pemerintah dapat menjadi modal bagi pelaku usaha mikro dan kecil untuk naik kelas.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 01 Oktober 2020  |  16:16 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan  sambutan saat acara penyaluran dana bergulir untuk koperasi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (23/7/2020). Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyiapkan dana bergulir sebesar Rp 1 triliun untuk disalurkan kepada koperasi dalam rangka pemulihan ekonomi nasional yang terdampak COVID-19. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A - Poo
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat acara penyaluran dana bergulir untuk koperasi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (23/7/2020). Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyiapkan dana bergulir sebesar Rp 1 triliun untuk disalurkan kepada koperasi dalam rangka pemulihan ekonomi nasional yang terdampak COVID-19. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A - Poo

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta pelaku usaha mikro dan kecil tidak menggunakan bantuan modal kerja (BMK) untuk mencicil motor. Bantuan ini harus digunakan untuk bertahan di tengah pandemi dan juga pengembangan usaha bila masih ada sisa.

“Ini judulnya bantuan modal kerja, untuk modal kerja, bukan untuk hal-hal konsumtif, beli handphone atau mencicil sepeda motor," kata Presiden saat memberikan bantuan modal kerja di Labuan Bajo, NTT, seperti disiarkan akun Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (1/10/2020).

Hal tersebut Jokowi sampaikan saat memberikan bantuan modal kerja sebesar Rp2,4 juta kepada para pelaku usaha mikro dan kecil di Labuan Bajo. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari bantuan pemerintah untuk menekan dampak sosial dan ekonomi pandemi Covid-19.

Adapun, Presiden berharap bantuan pemerintah dapat menjadi modal naik kelas pelaku usaha mikro dan kecil di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

“Kapan-kapan saya bisa mampir ke tempat Bapak Ibu sekalian untuk melihat oh usahanya sudah berkembang lebih baik. Itu yang kita inginkan dari mikro bisa menjadi kecil dan yang kecil bisa jadi menengah itu yang kita harapkan,” kata Jokowi.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga kembali mengingatkan para pelaku usaha mikro dan kecil di Labuan Bajo yang mengandalkan sektor pariwisata tidak putus semangat. Seperti diketahui, industri pariwisata merasakan dampak terbesar dari pandemi Covid-19.

Jokowi juga mengatakan para pelaku usaha mikro dan kecil tidak sendirian merasakan kesulitan ekonomi. Pengusaha berskala menengah hingga internasional pun dalam kondisi serupa.

Adapun, sebelumnya Presiden Jokowi mengklaim realisasi program bantuan presiden atau Banpres Produktif dan Banpres Modal Kerja berjalan dengan baik. Hingga 23 September 2020, penyaluran dana untuk program tersebut telah mencapai Rp14,183 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi umk usaha mikro covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top