Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lobi Harga Gas Sakakemang Ditargetkan Rampung Oktober 2020

Lobi antara pemerintah dan Repsol terkait dengan harga gas dari Blok Sakakemang ditargetkan bakal menemui titik temu dalam waktu dekat.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 30 September 2020  |  19:47 WIB
Gas Alam. Kelanjutan proyek Blok Sakakemang menemui masalah keekonomian proyek yang terdampak penurunan harga gas US6 per MMBtu.  - Bloomberg
Gas Alam. Kelanjutan proyek Blok Sakakemang menemui masalah keekonomian proyek yang terdampak penurunan harga gas US6 per MMBtu. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Lobi antara pemerintah dan Repsol terkait dengan harga gas dari Blok Sakakemang ditargetkan bakal menemui titik temu dalam waktu dekat.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menuturkan plan of development (PoD) tahap 1 Blok Sakakemang ditargetkan bisa dimulai pada Oktober 2020 setelah pembahasan harga gas disepakati.

"Saat ini diskusi kami dengan Repsol bagaimana menurunkan investasi. Segera mungkin bisa diselesaikan. Kami berharap di September, Oktober Sakakemang ini ada kejelsan PoD tahap 1," katanya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, Rabu (30/9/2020).

Dwi menuturkan, kelanjutan proyek Blok Sakakemang menemui masalah keekonomian proyek yang terdampak penurunan harga gas US$6 per MMBtu.

Repsol, kata Dwi, menargetkan harga gas US$7 per MMBtu agar sesuai dengan keekonoomian proyek tersebut. Pasalnya, dengan penurunan harga pada level US$6, maka harga gas dari Bloksakakemang menjadi US$5,4 per MMBTu.

Adapun, PoD tahap 1 Blok Sakakemang tersebut dalam rangka mempercepat produksi dengan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi.

"PoD tahap 2 dengan cadangan lebih besar seharusnya lebih mudah mencapai keekonomian, karena PoD tahap 1 ini cadangan kecil, investasinya relatif lebih banyak," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Gas blok migas
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top