Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Summarecon Kembangkan Kota Mandiri Baru di Bogor

PT Summarecon Agung Tbk. mengembangkan kawasan terbarunya Summarecon Bogor. Summarecon Bogor memiliki luas lahan 500 hektare, sangat ideal untuk dikembangkan sebagai kota mandiri.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 29 September 2020  |  15:54 WIB
Summarecon Kembangkan Kota Mandiri Baru di Bogor
Summarecon Kembangkan Kota Mandiri Baru di Bogor

Bisnis.com, JAKARTA – PT Summarecon Agung Tbk. mengembangkan kawasan terbarunya Summarecon Bogor.

Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto P. Adhi mengatakan meski masih terjadi pandemi Covid-19, Summarecon terus menjalankan kegiatan usaha agar perekonomian tetap terus berjalan.

Saat ini unit usaha pengembangan properti emiten berkode SMRA ini di Serpong, Bekasi, Bandung, dan Makassar terus meluncurkan produk-produk baru dan dengan hasil penjualan sangat memuaskan.

"Hari ini kami secara resmi mengenalkan pengembangan terbaru yang segera akan menjadi salah satu icon dan signature Summarecon, yaitu Summarecon Bogor. Kami optimis, peluncuran Summarecon Bogor juga akan disambut baik oleh masyarakat," ujarnya pada Selasa (29/9/2020) 

Direktur PT Summarecon Agung Tbk. Herman Nagaria menuturkan Summarecon Bogor memiliki luas lahan 500 hektare, sangat ideal untuk dikembangkan sebagai kota mandiri.

"Hadir di lokasi yang sangat strategis, bersisian dengan Kota Bogor, dan dapat dijangkau melalui akses langsung pintu tol Bogor Selatan yang terhubung dengan Tol Jagorawi, serta dapat pula diakses dari kota Bogor," paparnya.

Summarecon akan mengembangkan kota baru di Bogor karena kawasan ini memiliki potensi yang luar biasa baik dari alam maupun pasarnya.

Summarecon Bogor memiliki konsep yang berbeda yaitu membangun kota mandiri yang baru untuk rumah pertama, agar hidup dengan lingkungan baru yaitu pemandangan yang indah, udara yang sehat dan segar, dan juga akses yang sangat baik.

"Dengan demikian, penghuni bisa menikmati cara dan gaya hidup yang baru. New City, New Environment, New Life!," ucapnya.

Menurut Herman, pengembangan Summarecon Bogor akan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini yaitu hidup di lingkungan yang sehat dalam harmoni keseimbangan alam.

Dengan ketinggian 300 meter hingga 500 meter di atas permukaan laut, ditambah dengan saleable yang hanya 38 persen dimana pada umumnya saleable di dataran rendah sekitar 60 persen yang memungkinkan penghuni di Summarecon Bogor dapat menikmati manfaat lingkungan dan udara yang sehat juga iklim yang sejuk.

Kelebihan lainnya adalah pemandangan empat gunung, yaitu Gunung Salak, Gunung Gede, Gunung Pangrango dan Gunung Pancar serta diapit dua lapangan golf 63 holes dengan luas kurang lebih 210 hektar yang tentunya menambah area terbuka hijau dan pemandangan lapangan golf yang indah.

"Ini tantangan kami untuk membangun Summarecon Bogor dengan kontur tanah yang berbukit. Berbeda dengan Summarecon Bekasi dan Serpong yang kontur tanah yang sama," tutur Herman.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti summarecon agung
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top