Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tambang Emas Eks Freeport Menjanjikan, Segini Cadangannya

Pertambangan di Blok Wabu di Papua merupakan bekas wilayah kerja PT Freeport Indonesia yang telah diserahkan ke pemerintah.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 23 September 2020  |  18:46 WIB
Aktivitas di tambang Freeport, Papua. - Bloomberg/Dadang Tri
Aktivitas di tambang Freeport, Papua. - Bloomberg/Dadang Tri

Bisnis.com, JAKARTA — Holding perusahaan tambang, Mining and Industry Indonesia (MIND ID) menyatakan kesiapannya bersama PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) untuk mengelola Blok Wabu di Papua.

Blok tambang tersebut merupakan bekas wilayah kerja PT Freeport Indonesia yang telah diserahkan ke pemerintah.

"Sangat siap. Potensinya Blok Wabu sangat bagus," ujar Senior Vice President Corporate Secretary MIND ID Rendi Witular ketika dihubungi Bisnis, Rabu (23/9/2020).

Menurut Rendi, wilayah tambang terbuka tersebut memiliki potensi emas yang diperkirakan mencapai 8,1 juta troy ounce.

Dia menegaskan bahwa meski merupakan bekas wilayah kerja Freeport, Blok Wabu belum pernah ditambang atau dieksploitasi sama sekali.

Rendi belum bisa mengungkapkan lebih jauh mengenai rencana pengelolaan blok tersebut. Saat ini, pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah.

Namun, dia memastikan bahwa bila nantinya izin pengelolaan Blok Wabu telah diberikan, Antam akan menggandeng pemerintah daerah Papua melalui badan usaha milik daerah Papua untuk mengelola blok tersebut.

"Tentunya kami akan mengelola bersama dengan BUMD Papua," katanya.

Sebelumnya, dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR di Jakarta, Selasa (22/9/2020), Menteri BUMN Erick Thohir mengaku telah mengirim surat kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif agar Antam bisa mengelola tambang bekas wilayah Freeport.

Menurutnya, pengelolaan tambang eks Freeport oleh Antam membuat perusahaan pelat merah itu tidak sekadar menjadi perantara, tetapi menjadi perusahaan penambang emas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

antam
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top