Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Genjot Pungutan PPN Digital, Dirjen Pajak Jajaki Komunikasi Dengan 9 PMSE Asing

Jika komunikasi dengan sembilan PMSE asing berlangsung dengan baik, jumlah PMSE pemungut PPN akan bertambah menjadi 37 PMSE.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 22 September 2020  |  14:53 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) bersama dengan Direktur Jenderal Pajak (DJP) Suryo Utomo (kiri) menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan di Kantor DJP, Jakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) bersama dengan Direktur Jenderal Pajak (DJP) Suryo Utomo (kiri) menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan di Kantor DJP, Jakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah tengah berkomunikasi secara intens dengan 9 pelaku perdagangan menggunakan sistem elektronik (PMSE) asing yang akan ditunjuk sebagai pemungut PPN barang digital.

Hal ini diungkapkan Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan Suryo Utomo saat menjawab pertanyaan seputar perkembangan pemungutan PPN 10 persen bagi produk atau jasa digital dari luar negeri.

"Saat ini sudah 28 dan ke depan ada 9 lagi, harapan [kami] semakin banyak PSME kian baik untuk pemungutan PPN," kata Suryo, Selasa (22/9/2020).

Suryo menambahkan bahwa sampai Agustus, pihaknya belum menerima setoran PPN dari PMSE yang telah ditunjuk. Setoran PPN, menurutnya, baru akan masuk pada September 2020.

Kendati demikian, jika komunikasi dengan sembilan PMSE asing berlangsung dengan baik, jumlah PMSE pemungut PPN akan bertambah menjadi 37 PMSE. Dengan demikian, potensi penerimaan PPN PMSE bisa tergarap secara optimal.

"Kami harus komunikasi one on one agar tahu benar hak dan kewajiban pemungut PPN," tukasnya.

Adapun saat ini jumlah PMSE asing yang ditunjuk sebagai pemungut PPN hingga sebanyak 28 badan usaha.

Khusus untuk marketplace yang merupakan wajib pajak dalam negeri yang ditunjuk sebagai pemungut, maka pemungutan PPN hanya dilakukan atas penjualan barang dan jasa digital oleh penjual luar negeri yang menjual melalui marketplace tersebut

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ppn pajak digital
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top