Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

E-commerce Tebar Kampanye Promo Saat Pandemi, Mana yang Paling Diingat?

Alasan sebuah brand e-commerce dapat diingat dengan mudah adalah kemampuannya dalam merilis berbagai rangkaian kampanye untuk menarik perhatian konsumen.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 17 September 2020  |  15:29 WIB
Pebisnis pakaian memaksimalkan aplikasi belanja online (Shopee) untuk menarik konsumen selama pandemi virus Corona.  - Shopee
Pebisnis pakaian memaksimalkan aplikasi belanja online (Shopee) untuk menarik konsumen selama pandemi virus Corona. - Shopee

Bisnis.com, JAKARTA – Menurunnya daya beli saat pandemi Covid-19 membuat pelaku e-commerce menebar serangkaian kampanye promosi mulai dari potongan harga, cashback, sampai gratis ongkir.

Berdasarkan riset perusahaan konsultan marketing, MarkPlus, Inc.‘Peta Persaingan E-commerce di Indonesia Kuartal III/2020’, Shopee 9.9 Super Shopping Day (95 persen) menjadi kampanye paling dikenal masyarakat Indonesia.

Setelah Shopee diikuti oleh Waktu Indonesia Belanja Tokopedia (71 persen), Lazada 9.9 Big Sale (64 persen), JD.id 99 9REAT SALE (24 persen), Blibli Belanja Seru (22 persen), serta Bukalapak Borong Ekstra dan Bazar Heboh (20 persen).

"Kami melihat inisiatif seperti kolaborasi serta penawaran yang atraktif untuk mendorong roda ekonomi dapat mendukung pemenuhan kehidupan masyarakat di tengah kondisi pandemi selama kuartal ketiga,” Head of High Tech, Property & Consumer Goods Industry MarkPlus, Inc. Rhesa Dwi Prabowo dalam konferensi pers daring, Kamis (17/9/2020).

Menurutnya, berbagai penawaran dan kenyamanan pengalaman berbelanja online yang ditawarkan mempengaruhi keputusan penggunaan dan kesetiaan masyarakat Indonesia dalam memilih destinasi belanja online ke depannya.

Rhesa mengemukakan alasan sebuah brand e-commerce dapat diingat dengan mudah adalah kemampuannya dalam merilis berbagai rangkaian kampanye untuk menarik perhatian konsumen.

Dia menambahkan kampanye-kampanye tersebut bertujuan memperkuat interaksi dengan konsumen. Interkasi yang kuat nantinya bakal membangun loyalitas dari konsumen terhadap brand e-commerce.

Selain itu, riset ini juga menemukan bahwa dari total 500 responden yang disurvei, sekitar 77 persen diantaranya memilih Shopee sebagai e-commerce yanf dipertimbangkan untuk digunakan pada masa depan.

Tokopedia berada di peringkat kedua dengan proporsi 64 persen, lalu Lazada 40 persen, Bukalapak 32 persen, JD.id 27 persen, dan Blibli 23 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

e-commerce shopee
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top