Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Negara-Negara Ini Mendominasi Ekspor selama Agustus

Sektor nonmigas menyumbang hampir seluruh ekspor pada Agustus 2020. Angkanya mencapai 95,32 persen.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 15 September 2020  |  16:18 WIB
Foto udara kawasan New Priok Container Terminal, Jakarta. Bisnis
Foto udara kawasan New Priok Container Terminal, Jakarta. Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA -- Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru terkait neraca perdagangan pada Agustus. Nilai ekspor mencapai US$13,07 miliar atau turun 4,62 persen dari bulan lalu. Sementara dibandingkan dengan Agustus 2019 turun 8,36 persen.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan bahwa nonmigas menyumbang hampir seluruh ekspor pada Agustus. Angkanya mencapai 95,32 persen.

“Yang terdiri atas industri 8,10 persen, tambang 10,61 persen, pertanian 2,61 persen. Sementara migas 4,68 persen,” katanya melalui konferensi virtual, Selasa (15/9/2020).

Suhariyanto menjelaskan bahwa ekspor nonmigas pada Agustus masih didominasi oleh China, Amerika Serikat, dan Jepang yang masing-masing mencapai US$2.464,8 juta, US$1.621,2 juta, dan US$981,9 juta. Ketiganya berkontribusi 40,68 persen.

Sementara itu, terjadi penurunan ekspor dibandingkan dengan Juli ke sebagian besar negara tujuan utama. Ekspor ke Malaysia mengalami kontraksi US$75,2 juta (-13,40 persen), Jepang turun US$71,4 juta (-6,77 persen), dan China turun US$61,7 juta (-2,44 persen).

Di sisi lain, negara yang mengalami peningkatan adalah Taiwan US$28,0 juta (9,64 persen), Italia US$17,7 juta (14,85 persen), Thailand US$17,4 juta (5,58 persen), dan Amerika Serikat US$12,9 juta (0,81 persen).

Apabila ditotal secara keseluruhan, ekspor ke tiga belas negara tujuan utama turun 3,41 persen.

“Pada periode Januari–Agustus 2020, China tetap merupakan negara tujuan ekspor terbesar dengan nilai US$17.811,6 juta (18,19 persen). Diikuti Amerika Serikat dengan nilai US$11.821,7 juta (12,08 persen), dan Jepang dengan nilai US$8.321,0 juta (8,50 persen),” jelas Suhariyanto

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Neraca Perdagangan ekspor bps
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top